faktakalbar

Rumah Pensiun Jokowi di Colomadu Batal Ditempati, Akan Jadi Tempat Pertemuan

Penulis: Redaksi Tuesday, 28 October 2025 📖 1 menit
Rumah Pensiun Jokowi di Colomadu Batal Ditempati, Akan Jadi Tempat Pertemuan
Faktakalbar.id, NASIONAL — Rumah pensiun hadiah dari negara untuk Joko Widodo yang berlokasi di Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, dipastikan tidak akan ia tempati. Joko Widodo menyatakan bangunan yang hampir rampung itu akan difungsikan sebagai tempat pertemuan atau ruang publik . "Ya, bisa saja untuk pertemuan-pertemuan," kata Joko Widodo saat ditemui di Banjarsari, Kota Solo, Senin (27/10/2025). Ia menegaskan akan tetap tinggal di kediaman lamanya di Sumber karena merasa lebih nyaman, meskipun ukurannya lebih kecil. Baca Juga:  Ralat di KTT ASEAN, TV Nasional Malaysia Keliru Sebut Prabowo Sebagai Jokowi "Tetap di rumah lama. Sudah punya rumah, meskipun rumahnya kecil ya, tapi tetap senang di rumah yang lama," jelasnya. Joko Widodo menambahkan bahwa rumah tersebut saat ini masih berstatus milik negara di bawah kewenangan Kementerian Sekretariat Negara dan pembangunannya belum rampung sepenuhnya. Proyek yang dimulai sejak Juni 2024 itu kini telah memasuki tahap akhir. Menurut Kepala Desa Blulukan, Slamet Wiyono, pada Selasa (21/10/2025), progres bangunan utama telah mencapai 90–95 persen. "Kalau progres sekarang masih tahap finishing. Bangunan utama sudah 90–95 persen, tapi pagar baru sekitar 50 persen," jelas Slamet. Rumah hadiah negara ini berlokasi strategis di Jalan Adi Sucipto, Colomadu, sekitar 13 menit dari Bandara Adi Soemarmo dan dekat dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Pemberian rumah ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden, serta diatur lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 120/PMK.06/2022. Baca Juga:  Jokowi Mangkir di Sidang Ijazah Palsu, Mediator Minta Jangan Hanya Diwakilkan (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK