faktakalbar

Edi Kamtono Tinjau Rumah Warga Pontianak yang Roboh Dihantam Ombak Kapal

Penulis: Redaksi Friday, 27 June 2025 📖 2 menit
Edi Kamtono Tinjau Rumah Warga Pontianak yang Roboh Dihantam Ombak Kapal
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Sebuah rumah milik warga bernama Nurhayati di Gang Alpokat Raya, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat roboh akibat dihantam ombak besar dari kapal yang melintas di Sungai Kapuas, Rabu malam (25/06/2025). Rumah yang terbuat dari kayu dan berdiri tepat di badan sungai itu ambruk karena konstruksinya sederhana dan sangat rentan terhadap gelombang serta terpaan angin. Baca Juga:   Evaluasi Pelayanan RSUD SSMA, Edi Kamtono Buka Suara soal Usulan DPRD Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono langsung meninjau lokasi kejadian, Kamis (26/06/2025), dan menyerahkan bantuan darurat berupa makanan siap saji, bantuan sandang, serta sembako. " Hari ini kita memberikan bantuan agar keluarga Ibu Nurhayati bisa bertahan beberapa hari ke depan ," ujarnya usai bertemu korban di lokasi kejadian. Wali Kota juga menawarkan tempat tinggal sementara di rumah susun, namun Nurhayati memilih untuk tinggal di rumah tetangganya. Ia menegaskan, pemerintah akan mendata dan menata kawasan bantaran sungai agar lebih aman dan tertib. “ Kita akan ukur ulang garis sempadan sungai dan melihat ketersediaan lahan. Bila memungkinkan, penataan tetap dilakukan di sekitar sini. Namun jika tidak memungkinkan, maka relokasi akan menjadi pilihan ,” jelasnya. Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak, Trisnawati, menyebut bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan dasar dan perlengkapan darurat seperti pakaian, terpal, serta bahan pangan. “ Bantuan yang kami salurkan hari ini sama seperti bantuan bencana lainnya, yakni makanan siap saji, bantuan sandang, sedikit sembako, serta terpal ,” ungkapnya. Trisnawati menjelaskan bahwa Nurhayati adalah seorang janda yang tinggal bersama dua anaknya yang masih duduk di bangku SD dan SMP. Baca Juga:   Seminar Amtsilati Jadi Momen Wakil Walikota Pontianak Serukan Kerukunan Antar Umat Beragama Dinsos akan memverifikasi apakah keluarga tersebut sudah masuk dalam daftar penerima bantuan sosial pemerintah. “ Kalau memang belum terdaftar, kami akan usulkan agar bisa menerima bantuan sosial tunai pada tahun 2026 ,” ujarnya. Warga sekitar juga turut membantu proses pemulihan rumah Nurhayati secara gotong royong. Dinsos akan terus memantau perkembangan kondisi keluarga hingga situasi kembali normal. Nurhayati (50) menceritakan bahwa peristiwa terjadi saat ia dan anak lelakinya tengah tertidur setelah Salat Maghrib menjelang Isya. Tiba-tiba rumah mereka diterpa ombak kuat dari kapal. “ Saat itu saya sedang tidur, tiba-tiba rumah roboh. Untungnya tidak ada korban jiwa. Hanya barang-barang habis semua ,” ungkapnya. Saat ini, ia dan anak-anaknya tinggal sementara dalam kondisi seadanya dan mengaku bersyukur atas bantuan yang telah diberikan pemerintah. “ Saya merasa bersyukur karena ada perhatian dari pemerintah dan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan langsung oleh Bapak Wali Kota ,” pungkasnya. (dhn)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK