Ryan Coogler Beberkan Naskah Awal Black Panther 2, Fokus pada Hubungan Ayah dan Anak
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Sutradara Ryan Coogler akhirnya membuka suara mengenai rencana orisinal untuk sekuel film
Marvel Cinematic Universe
(MCU), sebelum meninggalnya aktor utama Chadwick Boseman pada 2020.
Coogler menyebut bahwa naskah awal B
lack Panther
2 yang ditulisnya memiliki alur cerita yang sangat berbeda dengan hasil akhir "Wakanda Forever". Fokus utamanya adalah petualangan T'Challa bersama putranya.
Baca Juga:
Syuting Rampung, Sutradara Spider-Man: Brand New Day Puji Etos Kerja Tom Holland
Dalam sebuah wawancara yang dikutip dari NME pada Selasa (30/12), Coogler menjelaskan visi aslinya. Cerita tersebut dirancang untuk menyoroti dinamika ayah dan anak antara T'Challa (Boseman) dan putranya yang berusia delapan tahun.
Sementara itu, karakter Namor yang diperankan Tenoch Huerta tetap diposisikan sebagai antagonis utama, namun dengan konteks konflik yang berbeda.
Konsep "Ritual of Eight"
Inti dari cerita yang tidak sempat difilmkan tersebut adalah sebuah tradisi Wakanda. T'Challa diharuskan membawa putranya ke hutan untuk menjalani sebuah ritual pendewasaan.
“Hal besar dalam naskah itu adalah sesuatu yang disebut Ritual of Eight, di mana seorang pangeran yang berusia delapan tahun harus menghabiskan delapan hari di hutan bersama ayahnya. Aturannya, selama delapan hari itu, sang pangeran boleh mengajukan pertanyaan apa pun kepada ayahnya, dan sang ayah wajib menjawab,” kata Coogler.
Konflik memuncak ketika Namor melancarkan serangan di tengah pelaksanaan ritual tersebut. Hal ini menempatkan T'Challa dalam situasi sulit karena harus melindungi putranya sekaligus menghadapi musuh yang berbahaya.
“Dalam rentang delapan hari tersebut, Namor melancarkan serangan, dan versi Namor di naskah itu berbeda, tetapi T’Challa harus menghadapi sosok yang sangat berbahaya. Namun karena ritual ini, putranya harus selalu berada di sisinya sepanjang waktu, jika tidak mereka akan melanggar ritual yang belum pernah dilanggar sebelumnya. Itu gila, dan Chadwick akan benar-benar luar biasa, tapi hidup berjalan sebagaimana adanya,” lanjut dia.
Draf 180 Halaman yang Tak Sempat Terbaca
Ryan Coogler mengaku telah menyelesaikan penulisan naskah awal Black Panther 2 tersebut hingga mencapai 180 halaman.
Ia bahkan sempat menghubungi Boseman untuk membaca draf tersebut. Sayangnya, kondisi kesehatan sang aktor saat itu sudah sangat menurun akibat kanker usus besar yang dideritanya, sehingga hal tersebut tidak terlaksana.
“Saya sangat mencintai naskah itu. Saya mencurahkan begitu banyak hal ke versi film tersebut karena saya merasa telah mengenal Chadwick sebagai seorang performer. Di film ‘Black Panther’ pertama, saya sudah memberinya banyak tantangan, tapi saya sadar itu baru menggores permukaannya. Drafnya sepanjang 180 halaman,” tutur dia.
Seperti diketahui, Chadwick Boseman meninggal dunia pada Agustus 2020 di usia 43 tahun. Ia berjuang melawan kanker usus besar selama empat tahun tanpa mempublikasikannya.
Baca Juga:
James Cameron Siapkan Rencana Cadangan Jika Avatar Tidak Berlanjut
Peran ikoniknya sebagai T'Challa dalam "Black Panther", "Captain America: Civil War", dan "Avengers: Endgame" meninggalkan jejak mendalam bagi penggemar.
Akibat kepergiannya, alur cerita film akhirnya diubah total. Film "Black Panther: Wakanda Forever" yang dirilis pada 2022 kemudian memasukkan kematian T'Challa ke dalam plot cerita sebagai bentuk penghormatan.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.