faktakalbar

Safari Ramadan Direktur TKH: Perkuat Integritas Karantina Kalimantan Barat

Penulis: Redaksi Thursday, 05 March 2026 📖 1 menit
Safari Ramadan Direktur TKH: Perkuat Integritas Karantina Kalimantan Barat
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Barat menggelar agenda Safari Ramadan sebagai momentum penguatan integritas dan pelayanan publik di tengah ibadah puasa, Selasa (3/3/2026). Baca Juga:   Karantina Kalbar Dukung Bandara Rahadi Oesman Menuju Wilayah Bebas Korupsi Kegiatan yang berlangsung di Pontianak ini dihadiri langsung oleh Direktur Tindakan Karantina Hewan (TKH), Cicik, serta Ketua Tim Kerja Penegakan Hukum Karantina Hewan, Siswono. Pertemuan ini dikemas dalam bentuk sarasehan atau diskusi ringan guna mempererat silaturahmi antarpetugas karantina hewan lintas generasi yang bertugas di berbagai wilayah Kalimantan Barat. Dalam diskusi tersebut, para petugas berbagi pengalaman dalam melayani masyarakat, mulai dari latar belakang daerah asal yang beragam hingga tantangan bertugas di satuan pelayanan. Momentum Ramadan ditegaskan bukan menjadi penghalang bagi petugas untuk tetap memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kedaulatan hayati di Bumi Khatulistiwa. Direktur TKH, Cicik, memberikan pesan mendalam agar seluruh petugas senantiasa bekerja dengan hati dan mengedepankan integritas tinggi. Baca Juga:  Karantina Kalbar Dukung Bandara Rahadi Oesman Menuju Wilayah Bebas Korupsi Ia menekankan pentingnya akurasi dalam setiap tindakan karantina guna memastikan perlindungan maksimal terhadap ancaman penyakit hewan di Indonesia. "Pastikan setiap tindakan karantina dilakukan secara presisi, jaga integritas setinggi mungkin, dan optimalkan fasilitas pelayanan demi melindungi negeri," jelas Cicik dalam arahannya. Selain itu, dilakukan pula pembahasan mengenai aturan terbaru guna memastikan pelaksanaan tugas di lapangan tetap tegas dan sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK