faktakalbar

Safari Ramadan di Desa Sungai Enau, Wabup Sukiryanto Soroti Bangunan Masjid yang Belum Rampung

Penulis: Redaksi Wednesday, 11 March 2026 📖 2 menit
Safari Ramadan di Desa Sungai Enau, Wabup Sukiryanto Soroti Bangunan Masjid yang Belum Rampung
Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto melakukan kunjungan Safari Ramadan di Masjid Miftahul Hidayah, Desa Sungai Enau , Kecamatan Kuala Mandor B, Selasa (10/3/2026). Baca Juga:  KAHMI Kalbar dan Kubu Raya Gelar Buka Puasa Bersama di Kediaman Wabup Sukiryanto Dalam kunjungan tersebut, ia menyoroti kondisi fisik bangunan masjid yang belum kunjung usai meski telah berjalan selama lima tahun. Kondisi rumah ibadah tersebut menjadi perhatian serius karena beberapa bagian bangunan dilaporkan masih mengalami kerusakan yang mengganggu kenyamanan jemaah. “Dan masjidnya juga masih bocor,” ujar Sukiryanto saat meninjau lokasi. Menanggapi temuan tersebut, Sukiryanto menyatakan akan segera melaporkan kondisi masjid kepada Bupati Sujiwo. Langkah ini diambil sesuai dengan instruksi bupati untuk memetakan persoalan mendesak yang ditemukan selama agenda safari di tingkat kecamatan. “Nanti saya lapor ke Pak Bupati. Dan memang beliau pesan kalau yang emergency tolong dilaporkan ketika kita turun ke lapangan,” jelasnya. Selain permasalahan infrastruktur, Sukiryanto juga menaruh perhatian pada aspek legalitas masjid. Ia menemukan bahwa yayasan Masjid Miftahul Hidayah belum terdaftar secara resmi di Kementerian Hukum dan HAM. Secara pribadi, ia menyatakan komitmennya untuk membantu proses pengurusan perizinan tersebut hingga tuntas. “Nah ini masih bermasalah bahwa masjid ini belum punya yayasan yang terdaftar di Kemenkumham. Itu secara pribadi saya menyanggupi untuk menyelesaikan pengurusan perizinan ini,” ucapnya. Baca Juga:   Safari Ramadan di Rasau Jaya, Sekda Kubu Raya Serahkan Bantuan Sajadah dan Sembako Di sela agenda safari, Sukiryanto juga melakukan pemantauan langsung terhadap harga gas elpiji bersubsidi dan kebutuhan pokok di Desa Sungai Enau. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi isu kelangkaan yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Kubu Raya menjelang Lebaran. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, harga elpiji 3 kg di wilayah tersebut terpantau masih berada di angka normal. “Alhamdulillah sampai ke sini harganya masih Rp22.000. Kemarin di Desa Puguk yang Rp35.000. Berarti di sini masih normal,” katanya. Ia berharap stabilitas harga kebutuhan pokok dapat terus terjaga hingga Idulfitri mendatang. Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus aktif melakukan operasi pasar gas elpiji dan sembako yang disinergikan dengan rangkaian agenda Safari Ramadan di berbagai wilayah. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK