faktakalbar

Wali Kota Pontianak: Ramadan Momentum Hijrah Perbaiki Diri dan Ketertiban Kota

Penulis: Redaksi Thursday, 19 February 2026 📖 2 menit
Wali Kota Pontianak: Ramadan Momentum Hijrah Perbaiki Diri dan Ketertiban Kota
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh warga kota untuk memanfaatkan momentum Ramadan 1447 Hijriah sebagai ruang hijrah menuju pribadi yang lebih baik. Baca Juga:   Dorong Ekonomi Lewat Olahraga, Edi Kamtono Raih Penghargaan Tokoh Otomotif Kalbar Hal tersebut disampaikannya usai melaksanakan Salat Subuh berjemaah dalam agenda Safari Ramadan perdana di Masjid Baitussalam , Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Banjar Serasan, Pontianak Timur, Kamis (19/2/2026). Edi Rusdi Kamtono menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum penting untuk memperbaiki kualitas diri dan melawan hawa nafsu guna meningkatkan iman serta takwa. Menurutnya, perubahan perilaku positif selama bulan suci merupakan bukti nyata bahwa setiap individu memiliki kapasitas untuk berubah demi kebahagiaan dunia dan akhirat. "Ramadan adalah bukti bahwa kita bisa berubah. Ini bukan hanya soal ibadah wajib, tapi bagaimana kita melawan hawa nafsu, meningkatkan iman dan takwa, untuk kebahagiaan dunia dan akhirat," ujarnya. Terkait dinamika perbedaan penetapan awal Ramadan yang kerap terjadi, Edi menilai hal tersebut sebagai bagian dari keberagaman yang tetap memiliki tujuan tunggal, yakni meningkatkan kualitas keimanan. Mengingat penduduk Pontianak Timur didominasi oleh umat Muslim (sekitar 82 persen), ia berharap nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis dapat terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hal ketertiban umum. Baca Juga:   Polda Kalbar Ajak Masyarakat Jaga Toleransi di Tengah Imlek dan Ramadhan 2026 "Contoh sederhana, sandal aman di masjid, parkir motor tertib, sabar di jalan. Di kota ini kalau tidak sabar, tensi bisa naik, apalagi di lampu merah," katanya. Di sisi lain, Wali Kota juga memaparkan tantangan urbanisasi dan keterbatasan lahan di Pontianak. Meski keberadaan Jembatan Kapuas II telah membantu mengurai kemacetan, Pemerintah Kota tetap merencanakan solusi jangka panjang seperti pengembangan outer ring road serta pembangunan infrastruktur dasar lainnya, termasuk sekolah. Khusus untuk Masjid Baitussalam, Pemkot Pontianak berkomitmen mendukung percepatan penyelesaian pembangunannya agar dapat digunakan secara maksimal oleh jemaah pada tahun mendatang. "Mudah-mudahan Ramadan tahun depan kita sudah bisa salat di masjid yang selesai dibangun. Dengan kebersamaan, saya yakin pembangunan ini bisa cepat tuntas," pungkasnya. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK