Salah Kaprah! Cek Kebiasaan Isi BBM yang Merusak Mesin
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Banyak pengendara masih menerapkan kebiasaan lama
saat
mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di
SPBU
. Alih-alih menghemat atau memaksimalkan
performa
, beberapa tindakan justru berisiko merusak komponen kendaraan dan mengancam keselamatan area pengisian.
Kebiasaan menggoyang-goyangkan mobil atau motor saat mengisi BBM masih sering terlihat di berbagai SPBU.
Secara teknis, bensin merupakan benda cair yang secara otomatis mengisi celah kosong di dalam tangki tanpa perlu bantuan guncangan.
Baca Juga:
Cara Pemerintah Tentukan Harga BBM Setiap Bulan
Tindakan ini justru meningkatkan risiko gesekan antara ujung
nozzle
besi dengan lubang tangki yang memicu percikan api.
Risiko Mengisi BBM Sampai Meluber
Banyak pemilik kendaraan meminta petugas mengisi bensin hingga menyentuh bibir tangki. Padahal, tangki kendaraan membutuhkan ruang kosong untuk udara dan ekspansi uap bensin.
Mengisi BBM terlalu penuh berisiko merusak sistem
charcoal canister
yang berfungsi menyerap uap bensin.
Selain itu, bensin yang meluber dapat merusak cat kendaraan dan mencemari area SPBU.
Mematikan Mesin Adalah Kewajiban Teknis
Prosedur mematikan mesin saat pengisian bukan sekadar aturan formalitas. Mesin yang menyala menghasilkan panas, aliran listrik, dan uap dari lubang knalpot.
Pertemuan antara uap bensin dari tangki yang terbuka dengan suhu panas mesin meningkatkan risiko kebakaran secara signifikan.
Selain itu, mematikan mesin mencegah kerusakan pada sensor pompa bahan bakar (
fuel pump
) akibat adanya perubahan tekanan mendadak.
Baca Juga:
Pemerintah Pastikan Info Pembatasan BBM 1 April Hoaks
Penggunaan Ponsel dan Listrik Statis
Standar operasional prosedur (SOP) di SPBU melarang penggunaan ponsel di dekat area pengisian.
Meski jarang terjadi ledakan langsung akibat gelombang sinyal, panas dari baterai ponsel dan listrik statis dari tubuh manusia tetap menjadi ancaman.
Listrik statis sering kali muncul saat pengendara keluar-masuk kendaraan secara berulang, yang berpotensi memicu api saat menyentuh uap bensin yang keluar dari tangki.
(*Sr)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.