Sambas Siap Panen 1.000 Hektar Padi, Dorong Target Tanam Tiga Kali Setahun
Faktakalbar.id, SAMBAS -
Kabupaten Sambas
terus menunjukkan kemajuan dalam sektor pertanian. Menurut Suliyati, penyuluh dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat, total lahan cetak sawah yang tersedia di wilayah ini mencapai 15.000 hektar.
Khusus di Kecamatan Tebas,
Desa Mensere
menjadi salah satu sentra utama pertanian dengan luas lahan sekitar 2.025 hektar.
“Total sawah di Tebas mencapai 5.071 hektar, dan saat ini sekitar 1.000 hektar diantaranya siap dipanen,” ujarnya.
Baca Juga:
Kalimantan Barat Genjot Produksi Pangan, Tumbuh 9,21% di 2024
Ia menuturkan, proses panen berjalan lancar berkat penggunaan teknologi pertanian modern. Combine harvester, baik dari dukungan pemerintah maupun swasta, berperan besar dalam mempercepat panen.
“Dengan mesin tersebut, panen bisa berlangsung cepat. Dalam sehari, satu unit combine dapat memanen hingga 10 hektar. Jika digunakan di area seluas 300 hektar dengan beberapa mesin, seluruh panen bisa selesai dalam satu minggu,” jelasnya.
Baca Juga:
Kalimantan Barat Genjot Produksi Pangan, Tumbuh 9,21% di 2024
Efisiensi panen ini mendukung percepatan masa tanam berikutnya. Pemerintah daerah pun mengarahkan agar petani bisa menanam padi hingga tiga kali dalam setahun guna meningkatkan produktivitas.
Namun, tantangan tetap ada. Suliyati menyebut, masalah utama saat musim tanam adalah ketersediaan air. Selain itu, serangan hama seperti tikus, hama putih, penggerek batang, hingga wereng kerap menjadi kendala di lapangan, khususnya di
Tebas
.
“Untungnya, petani dibantu oleh petugas dari Balai Usaha Pelayanan Tanaman (BUPT) yang selalu siaga dan aktif bekerja sama dengan kelompok tani untuk mengatasi masalah tersebut,” tutupnya. (DNS)
Baca Juga:
Kalimantan Barat Genjot Produksi Pangan, Tumbuh 9,21% di 2024
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.