Sambut Iduladha, DPPKH Sambas Perketat Pengawasan Hewan Kurban demi Cegah Penyakit
Faktakalbar.id, SAMBAS -
Menjelang Hari Raya Iduladha, Dinas Perikanan Peternakan dan Kesehatan Hewan (
DPPKH
) Kabupaten Sambas memperketat upaya pencegahan terhadap Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) serta penyakit zoonosis yang dapat menular ke manusia.
Makbullah, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, menyatakan bahwa seluruh petugas peternakan di tingkat kecamatan telah diminta melakukan surveilans klinis secara intensif terhadap hewan ternak.
Baca Juga:
Jelang Iduladha 2025, Wamentan Pastikan Stok dan Kesehatan Sapi Potong Aman
"Surveilans klinis wajib dilakukan di seluruh wilayah kecamatan sebagai upaya deteksi dini terhadap penyakit menular pada hewan yang bisa berdampak pada kesehatan masyarakat," ujarnya, Kamis (29/5/2025).
Tak hanya surveilans, pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dan sesudah penyembelihan antemortem dan postmortem juga menjadi prosedur wajib yang harus dijalankan oleh petugas di lapangan.
"Langkah ini penting untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi, serta untuk menjaga kualitas daging dan organ dalam agar tetap higienis," tambahnya.
Petugas juga diarahkan untuk memberikan edukasi teknis kepada panitia kurban dan masyarakat, mulai dari cara memilih hewan kurban sesuai prinsip kesejahteraan hewan hingga tata cara pengelolaan hasil sembelihan yang aman dan higienis.
Di samping itu, Makbullah menekankan pentingnya pelaporan jumlah hewan kurban yang disembelih selama Iduladha dan hari-hari tasyrik, guna mendukung pengawasan distribusi daging yang akurat.
"Langkah ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Sambas dalam melindungi masyarakat dari potensi penularan penyakit melalui hewan, serta menjamin pelaksanaan kurban yang sehat, aman, dan sesuai syariat," tutupnya.
(DNS)
Baca Juga:
Satgas Pangan Pontianak Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Iduladha
Tag:
#kalbar
#pemeriksaan hewan kurban
#zoonosis
#DPPKH Sambas
#penyakit hewan menular
#Iduladha
#FaktaKalbar.id
#Berita Sambas
#Kalimantan Barat
#hewan kurban
#edukasi kurban
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.