faktakalbar

Sambut Keberuntungan: 5 Kebiasaan Unik Masyarakat Tionghoa Menjelang Imlek

Penulis: Redaksi Thursday, 12 February 2026 📖 2 menit
Sambut Keberuntungan: 5 Kebiasaan Unik Masyarakat Tionghoa Menjelang Imlek
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Perayaan Tahun Baru Imlek selalu menjadi momen yang dinanti dengan penuh suka cita. Namun, kemeriahan tersebut tidak datang tiba-tiba. Ada serangkaian tradisi dan persiapan matang yang dilakukan masyarakat Tionghoa jauh-jauh hari sebelum hari puncak tiba. Kebiasaan-kebiasaan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan mengandung filosofi mendalam untuk membuang kesialan dan menjemput kemakmuran. Baca Juga:  Jelang Imlek, Pemkab Mempawah Gelar Pasar Murah Sembako di Klenteng Sam Bong Ja Berikut adalah 5 kebiasaan unik yang lazim dilakukan: Tradisi Bersih-Bersih Rumah ( Chu Chen ) Salah satu kebiasaan paling wajib adalah membersihkan rumah secara menyeluruh. Tradisi ini dikenal dengan istilah Chu Chen . Masyarakat Tionghoa percaya bahwa membersihkan rumah berarti menyapu bersih "debu-debu" kesialan yang menumpuk selama setahun terakhir. Namun, ada aturan yang unik: kegiatan bersih-bersih ini harus selesai sebelum hari H Imlek. Saat hari pertama tahun baru, menyapu justru dilarang karena dipercaya bisa membuang keberuntungan yang baru saja masuk. 2. Melunasi Utang dan Kewajiban Finansial Menjelang Imlek, banyak orang Tionghoa berusaha keras untuk melunasi utang atau tagihan yang masih menggantung. Hal ini dilakukan agar mereka bisa memulai tahun yang baru dengan hati yang tenang dan tanpa beban finansial . Tradisi ini mencerminkan prinsip integritas dan harapan agar arus rezeki di tahun mendatang berjalan lancar tanpa hambatan. Memasang Dekorasi Serba Merah ( Chun Lian ) Warna merah adalah elemen tak terpisahkan dari Imlek karena melambangkan kebahagiaan, semangat, dan keberuntungan. Masyarakat biasanya memasang Chun Lian , yakni sepasang bait puisi berisi doa dan harapan yang ditulis di atas kertas merah dan ditempel di sisi pintu rumah. Selain itu, lampion dan ornamen naga atau shio tahun tersebut juga mulai menghiasi setiap sudut ruangan. 4. Potong Rambut dan Membeli Pakaian Baru Imlek identik dengan segala sesuatu yang baru. Memotong rambut sebelum Imlek dipercaya sebagai simbol membuang beban masa lalu. Selain itu, mengenakan pakaian baru terutama yang berwarna cerah saat hari raya melambangkan optimisme dan kesiapan diri untuk menerima berkah baru. Hindari menggunakan pakaian berwarna hitam atau putih karena sering dikaitkan dengan suasana duka dalam tradisi kuno. 5. Persiapan Makan Malam Reuni ( Tuan Yuan Fan ) H-1 menjelang Imlek adalah waktu untuk Tuan Yuan Fan atau makan malam reuni keluarga. Anggota keluarga yang merantau biasanya akan berusaha pulang ke kampung halaman untuk menikmati hidangan khas bersama orang tua dan saudara. Kebiasaan ini sangat sakral karena menekankan pentingnya kebersamaan dan keutuhan keluarga sebagai fondasi utama kehidupan. Setiap kebiasaan di atas memiliki satu benang merah yang sama: harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih beruntung di tahun yang baru. Dengan menjaga tradisi ini, masyarakat Tionghoa tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga merawat nilai-nilai luhur seperti kebersihan, tanggung jawab, dan kekeluargaan. Baca Juga:  Polda Kalbar Jamin Keamanan Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK