Sasar Pelajar SMP, Aston dan Neo Gajah Mada Gandeng KPAD Kampanyekan Gerakan 'Berani Baik'
Faktakalbar.id, PONTIANAK
– Kasus perundungan atau
bullying
di lingkungan sekolah masih menjadi perhatian serius berbagai pihak.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Hotel Neo Gajah Mada Pontianak bersama
Aston Pontianak Hotel & Convention Center
berkolaborasi dengan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Pontianak menggelar edukasi bertajuk "Gerakan Berani Baik".
Kegiatan sosialisasi anti
bullying
dan pencegahan pelecehan seksual ini dilaksanakan di SMP Negeri 11 Pontianak, pada Rabu (5/2/2026).
Program ini diikuti puluhan siswa dengan
antusiasme
tinggi dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.
Baca Juga:
Soroti Kasus Perundungan Siswa MTs, Edi Kamtono: Pelaku Anak Butuh Pembinaan, Bukan Hukuman Dewasa
Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran pelajar tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, saling menghargai, dan bebas dari tindakan perundungan.
Pesan utama yang diusung dalam kampanye ini meliputi keberanian menolak
bullying
, berani menjaga diri, dan berani saling menghargai.
Komitmen Dunia
Hospitality
untuk Pendidikan
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber kompeten yang menyampaikan materi secara interaktif.
Para pembicara tersebut antara lain Sekretaris KPAD Kota Pontianak, Mila Famila;
Regional General Manager Archipelago International
, I Gede Arya Pering Arimbawa; serta
Corporate Director Learning & Talent Development Archipelago International
, Yeni Nofian.
Dalam kesempatannya, I Gede Arya Pering Arimbawa menegaskan bahwa keterlibatan pelaku industri perhotelan dalam isu ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap pendidikan karakter generasi muda.
"Kami percaya bahwa dunia
hospitality
memiliki peran sebagai bagian dari masyarakat. Melalui Gerakan Berani Baik, kami ingin turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan positif bagi anak-anak dan remaja," ujarnya.
Pentingnya Edukasi Sejak Dini
Sementara itu, Sekretaris KPAD Kota Pontianak, Mila Famila, menekankan urgensi edukasi dini sebagai langkah preventif. Menurutnya, pemahaman yang benar akan membantu siswa melindungi diri dan teman-temannya.
"Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat memahami cara melindungi diri, berani berbicara, serta membangun budaya saling menghargai di lingkungan sekolah," jelas Mila.
Materi yang disampaikan mencakup pemahaman bentuk-bentuk
bullying
, pencegahan pelecehan seksual, serta pentingnya keberanian untuk melindungi diri dan mendukung sesama.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendukung perlindungan anak dan menciptakan iklim pendidikan yang nyaman di Kota Pontianak.
Baca Juga:
Belum Ada Kasus Virus Nipah, Edi Kamtono Minta Warga dan RS Tetap Siaga
(Mira)
Tag:
#Pontianak
#Aston Pontianak
#bullying
#pendidikan karakter
#KPAD Kota Pontianak
#Hotel Neo Gajah Mada
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.