faktakalbar

Kritik Tajam Peter Schmeichel: Arsenal Dinilai Tak Pantas Puncaki Klasemen Liga Inggris karena Kontroversi VAR

Penulis: Dimas Thursday, 14 May 2026 📖 1 menit
Kritik Tajam Peter Schmeichel: Arsenal Dinilai Tak Pantas Puncaki Klasemen Liga Inggris karena Kontroversi VAR
Faktakalbar.id, BOLA - Eks pemain Manchester United dan Manchester City, Peter Schmeichel, mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait posisi Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris . Menurutnya, The Gunners tidak pantas berada di posisi terdepan dalam perburuan gelar juara musim ini. Pemicu pendapat tersebut adalah kemenangan tipis 1-0 Arsenal atas West Ham United di London Stadium akhir pekan lalu yang diwarnai keputusan VAR yang diperdebatkan. Baca Juga: Hasil Sunderland vs MU: Skor 0-0, Senne Lammens Tampil Gemilang Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan Kontroversi Gol West Ham yang Dianulir Pada pertandingan tersebut, gol penyeimbang dari pemain West Ham, Callum Wilson, dianulir oleh wasit setelah melalui tinjauan Video Assistant Referee (VAR). Wasit menilai pemain West Ham melakukan pelanggaran terhadap kiper Arsenal , David Raya, dalam situasi bola mati. Schmeichel mengecam keras keputusan ini dan menyebutnya "benar-benar salah dalam banyak hal". Ia juga mempertanyakan durasi tinjauan VAR oleh petugas Darren England yang memakan waktu hingga lima menit, yang menurutnya justru menunjukkan adanya keraguan besar dalam keputusan tersebut. Kritik Terhadap Strategi Bola Mati Arsenal Baca Juga: Final Liga Champions 2026: Rekor Tak Terkalahkan Arsenal vs Ketajaman PSG di Puskas Arena Schmeichel juga menyoroti gaya bermain Arsenal yang sangat mengandalkan situasi bola mati. Dari total 68 gol yang dikemas Arsenal musim ini, sebanyak 21 gol atau sekitar 31 persen lahir dari situasi bola mati. Strategi ini menuai kritik karena dianggap sengaja menumpuk pemain di kotak kecil untuk membatasi ruang gerak kiper lawan. Schmeichel berpendapat bahwa Arsenal sering kali melakukan pelanggaran seperti menghalangi dan menahan lawan dalam proses mencetak gol tersebut. "Arsenal tidak akan pernah berada di puncak klasemen jika hal seperti itu dianggap pelanggaran," tegas Schmeichel. Hingga saat ini, Arsenal masih terus melaju di jalur juara, namun pernyataan Schmeichel menambah panjang daftar perdebatan mengenai efektivitas dan legalitas strategi set-piece yang diterapkan oleh Mikel Arteta. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK