Segar tapi Waspada! Ini 4 Bahaya Minum Es Tebu Sembarangan bagi Kesehatan
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Saat cuaca panas terik, segelas es tebu murni dengan perasan jeruk nipis memang terlihat sangat menggoda.
Rasanya yang manis alami dan menyegarkan seolah menjadi obat dahaga paling ampuh. Selain itu, tebu juga dikenal mengandung antioksidan dan elektrolit alami.
Namun, seperti pepatah "sesuatu yang berlebihan itu tidak baik", konsumsi es tebu juga memiliki risiko tersendiri. Terlebih jika Anda membelinya di pinggir jalan tanpa memperhatikan faktor kebersihan.
Sebelum Anda meneguk gelas kedua, ketahui dulu 4 bahaya minum es tebu berikut ini.
Baca Juga:
Bosan Makan Langsung? Ini 5 Cara Mengolah Buah Apel Jadi Camilan Mewah
1. Risiko Kontaminasi Bakteri dan Penyakit Perut
Ini adalah bahaya paling nyata dari es tebu yang dijual sembarangan.
Proses penggilingan tebu biasanya dilakukan secara terbuka di pinggir jalan yang berdebu.
Sering kali, batang tebu tidak dicuci bersih sebelum digiling, atau mesin penggilingnya jarang dibersihkan sehingga menjadi sarang bakteri dan lalat.
Belum lagi penggunaan es batu balok mentah yang tidak
higienis
.
Mengonsumsi es tebu yang terkontaminasi dapat menyebabkan gangguan pencernaan, diare, disentri, hingga demam tifoid.
2. Lonjakan Gula Darah yang Drastis
Meskipun tebu adalah pemanis "alami", bukan berarti ia aman dikonsumsi tanpa batas.
Segelas sari tebu mengandung konsentrasi sukrosa yang sangat tinggi.
Bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki kondisi pre-diabetes, minuman ini adalah pantangan besar.
Sari tebu memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi dan dapat diserap tubuh dengan sangat cepat, memicu lonjakan kadar gula darah (
blood sugar spike
) secara tiba-tiba yang berbahaya bagi kesehatan metabolik.
3. Menyebabkan Kenaikan Berat Badan
Sering kali kita tidak sadar bahwa minuman manis menyumbang kalori yang sangat besar (
liquid calories
).
Segelas es tebu bisa mengandung kalori yang setara dengan sepiring kecil nasi, namun tidak memberikan rasa kenyang yang sama.
Kandungan polikosanol dalam tebu memang baik, namun jika dikonsumsi berlebihan, kelebihan gulanya akan disimpan tubuh sebagai lemak.
Jika Anda sedang dalam program diet atau menjaga berat badan, es tebu bukanlah teman yang baik.
4. Bahaya Oksidasi (Cepat Basi)
Sari tebu memiliki sifat yang sangat mudah teroksidasi.
Hanya dalam waktu 15-20 menit setelah diperas, jika tidak segera didinginkan atau diminum, sari tebu akan bereaksi dengan udara dan mulai berubah warna menjadi gelap.
Proses oksidasi ini tidak hanya merusak rasa, tetapi juga mengubah kandungan zat di dalamnya menjadi racun ringan yang dapat memicu sakit perut atau pusing.
Oleh karena itu, hindari membeli es tebu yang sudah diperas lama dan didiamkan dalam wadah terbuka.
Minum es tebu sesekali untuk menyegarkan diri sebenarnya sah-sah saja, asalkan Anda jeli.
Pastikan Anda membeli di tempat yang higienis (batang tebu dicuci, mesin bersih), batasi porsinya agar tidak berlebihan gula, dan pastikan tebu diperas dadakan di depan mata Anda.
Baca Juga:
4 Manfaat Buah Kesemek yang Jarang Diketahui, Baik untuk Mata dan Imunitas
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.