faktakalbar

Sejarah Baru di Kalbar, RSUD Soedarso Kini Bisa Operasi Tumor dan Prostat Tanpa Bedah Besar

Penulis: Redaksi Monday, 24 November 2025 📖 2 menit
Sejarah Baru di Kalbar, RSUD Soedarso Kini Bisa Operasi Tumor dan Prostat Tanpa Bedah Besar
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso kembali menorehkan capaian penting dalam dunia kesehatan di Kalimantan Barat. Rumah sakit milik pemerintah provinsi ini resmi meluncurkan layanan Radiologi Intervensi Onkologi dan Digital Subtraction Angiography (DSA) untuk pertama kalinya. Terobosan ini ditandai dengan keberhasilan tim medis RSUD Soedarso menangani empat pasien dengan kasus kompleks pada Jumat malam (21/11/2025). Langkah ini sekaligus menjadi kabar baik bagi masyarakat Kalbar yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis serupa. Baca Juga:  Tak Perlu Rujuk ke Jakarta, RSUD Soedarso Kini Bisa Tangani Tumor dan Prostat Lewat Radiologi Intervensi Dijamin BPJS dan Tanpa Rujuk ke Luar Pulau Direktur RSUD Soedarso, Hary Agung Tjahyadi, menegaskan bahwa kehadiran layanan ini bertujuan untuk mempermudah akses kesehatan bagi warga. Kendala biaya dan jarak yang selama ini menjadi beban pasien kini dapat teratasi. "Selama ini pasien dengan kasus intervensi radiologi harus dirujuk keluar daerah. Sekarang masyarakat Kalbar bisa mendapatkan layanan ini di wilayah sendiri, dan seluruhnya dijamin BPJS," ujar Hary. Teknologi Canggih: Sumbat Aliran Darah Tumor Dalam tindakan perdana tersebut, tim dokter RSUD Soedarso yang dipimpin oleh John Kurniawan bekerjasama dengan Perhimpunan Subspesialis Radiologi Intervensi Indonesia (PSRII). Mereka menangani dua kasus tumor berisiko tinggi dan kasus pembesaran prostat. John Kurniawan menjelaskan salah satu metode yang digunakan adalah Transarterial Chemoembolization (TACE). Metode ini diterapkan pada pasien tumor yang sudah menjalar hingga ke bagian kepala. "Teknik ini menyumbat pembuluh darah menuju tumor sekaligus memberikan obat kemo agar sel tumor melemah. Tujuannya menurunkan tingkat keganasan, mengecilkan tumor, dan membuat operasi menjadi lebih aman," jelas John. Sementara untuk kasus pembesaran prostat pada lansia, RSUD Soedarso kini menerapkan teknik Prostate Artery Embolization . Berbeda dengan operasi terbuka konvensional , teknik ini meminimalisir risiko pendarahan dan rasa sakit. "Keunggulan radiologi intervensi terletak pada teknik tanpa sayatan besar. Lubang kecil kurang dari 2 milimeter menjadi akses tindakan, dan pasien biasanya bisa pulang keesokan harinya," tambahnya. Fasilitas Lengkap Setara Pusat Nasional Perwakilan dari PSRII, Ernaldi Kapusin, mengapresiasi kesiapan infrastruktur di RSUD Soedarso. Menurutnya, fasilitas yang dimiliki sudah sangat mumpuni untuk menjalankan berbagai prosedur kompleks, mulai dari penanganan stroke, tumor hati, masalah lutut, hingga obesitas. Ernaldi menilai metode ini jauh lebih aman dengan risiko komplikasi yang minim dibandingkan bedah konvensional. Dengan keberhasilan ini, RSUD Soedarso kini memosisikan diri sebagai pusat rujukan utama dengan layanan modern di wilayah Indonesia bagian barat. Baca Juga:  Diduga Keracunan Makanan MBG, Belasan Siswa SD di Ketapang Dilarikan ke Rumah Sakit (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK