Sekda Harisson Buka Festival Imigrasi 2025, Apresiasi Layanan di Ruang Publik
Faktakalbar.id, PONTIANAK
- Sekretaris Daerah (Sekda)
Provinsi Kalimantan Barat
,
Harisson
, secara resmi membuka Festival Imigrasi Tahun 2025 yang digelar di Ayani Mega Mall Pontianak, Sabtu (15/11/2025).
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati HUT pertama
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI
, Senin (17/11/25).
Dalam sambutannya, Sekda Kalbar, Harisson, mengatakan bahwa Festival Imigrasi bukan sekadar acara seremonial, tetapi mencerminkan transformasi kelembagaan dan peningkatan kualitas layanan publik yang semakin inklusif, transparan, dan adaptif.
Baca Juga:
TKD Kalbar Turun Rp522 M, Sekda Harisson: Imbas Temuan BPKP dan Program Pusat
“Di era globalisasi dan tingginya mobilitas masyarakat, peran Imigrasi menjadi semakin strategis sebagai penjaga gerbang negara, pelayan masyarakat, sekaligus mitra pembangunan,”
katanya.
Baca Juga:
Sekda menjelaskan bahwa Kalbar memiliki posisi istimewa dalam konteks keimigrasian nasional dengan keberadaan empat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) aktif: Entikong, Badau, Aruk, dan Jagoi Babang.
“Tingginya aktivitas lintas batas, baik untuk perdagangan, pendidikan, wisata, maupun hubungan kekeluargaan, membuat layanan Imigrasi semakin krusial,”
jelasnya.
Selain itu, dibukanya kembali rute penerbangan internasional Pontianak–Kuching dan Pontianak–Kuala Lumpur, turut meningkatkan permohonan paspor di seluruh Kantor Imigrasi se-Kalbar.
“Kondisi ini, menunjukkan semakin aktifnya masyarakat dalam mobilitas internasional, sementara Imigrasi hadir sebagai fasilitator yang memastikan sistem tetap aman dan tertib,”
pungkasnya.
Baca Juga:
BREAKING NEWS! Kejati Kalbar Tahan 2 Tersangka Korupsi Hibah Yayasan Mujahidin, Pengacara Ragukan Kerugian Negara
Harisson menyambut baik inisiatif Kantor Imigrasi Pontianak menghadirkan festival imigrasi di ruang publik seperti Ayani Mega Mall.
"Pemprov Kalbar tetap berkomitmen memperkuat sinergi dengan jajaran Imigrasi dalam menjaga stabilitas perbatasan, mendorong investasi, dan memperkuat diplomasi budaya,”
tutup Sekda.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi Kalbar, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival tersebut.
“Momentum ini juga menjadi refleksi berdirinya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang sebelumnya tergabung dalam Kementerian Hukum dan HAM, dan kini telah berdiri mandiri selama satu tahun,”
ucapnya.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.