Sekda Kota Pontianak, Amirullah Resmi Dilantik Jadi Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Khatulistiwa, Walikota Harap Pengawasan Profesional
Faktakalbar.id, PONTIANAK
– Struktur kepengurusan di Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa mengalami pembaruan. Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono, secara resmi melantik Amirullah sebagai Dewan Pengawas untuk periode 2025-2029. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa, (Jumat, 3/10/2025).
Dalam sambutannya, Wali Kota
Edi Kamtono
menegaskan bahwa pelantikan ini memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar seremoni.
"Pelantikan ini bukan hanya sekadar seremoni, tapi kita harap dapat meningkatkan pengawasan yang profesional dan berintegritas," kata Edi Kamtono, menekankan pentingnya peran pengawasan yang kuat dalam perusahaan daerah.
Edi Kamtono
juga memberikan instruksi khusus kepada Dewan Pengawas baru agar segera mempelajari tugas, fungsi, dan undang-undang yang berlaku. Hal ini diperlukan guna menjaga profesionalitas dalam setiap kebijakan dan keputusan yang diambil.
Baca Juga:
PDAM Tirta Khatulistiwa Perketat Pengawasan, Targetkan Kebocoran Air Turun Drastis di Bawah 25 Persen
Ia menjelaskan secara rinci tugas utama Dewan Pengawas.
"Tugas dan fungsi Dewan Pengawas ini adalah jembatan antara jajaran direksi dengan Pemerintah Kota Pontianak, kemudian ikut mengawasi proses kerja dari direksi itu sendiri guna meningkatkan kualitas pelayanan kita," jelasnya, menyoroti peran strategis Dewan Pengawas dalam meningkatkan kualitas pelayanan air bersih.
Amirullah, yang kini menjabat sebagai Dewan Pengawas sekaligus Sekretaris Daerah, menyambut baik amanat tersebut.
"Alhamdulillah saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota karena telah mempercayakan amanat baru ini," ucapnya.
Amirullah berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
"Tentu sebagai dewan pengawas kita ini akan menjadi jembatan kepada Kuasa Pemilik Modal dan direksi. Sesuai dengan arahan, kita akan bekerja secara profesional, transparan, dan berintegritas," pungkasnya
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.