faktakalbar

Sekda Pontianak Ingatkan ASN Jaga Disiplin dan Integritas untuk Tingkatkan Kinerja

Penulis: Redaksi Monday, 08 September 2025 📖 2 menit
Sekda Pontianak Ingatkan ASN Jaga Disiplin dan Integritas untuk Tingkatkan Kinerja
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak , Amirullah, menegaskan pentingnya menjaga disiplin dan integritas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, ASN adalah motor penggerak birokrasi yang menentukan kelancaran roda pemerintahan. Baca Juga: Bahasan Ajak ASN Pontianak Tingkatkan Kinerja di Momentum Hari Kebangkitan Nasional Dalam apel pagi di Kantor Wali Kota pada Senin (8/9/2025), Amirullah mengingatkan ASN agar selalu menunjukkan etika kerja yang baik dan menciptakan suasana harmonis di lingkungan kantor. "Jangan sampai kita justru menjadi orang yang membuat rekan kerja merasa tidak nyaman. Pegawai harus memberi teladan dengan sikap, perilaku, dan cara kerja yang baik," ujarnya. Ia menambahkan, ASN adalah individu pilihan yang telah melewati seleksi ketat. Karena itu, mereka wajib menunjukkan prestasi dan kinerja nyata. Amirullah menekankan bahwa kompensasi seperti gaji, tunjangan, dan TPP diberikan agar setiap pegawai menunjukkan hasil kerja yang dapat diverifikasi. "Kerja dari kantor, bukan dari sembarang tempat. Pegawai harus hadir ketika dibutuhkan. Itu bentuk tanggung jawab," tegasnya. Efisiensi Anggaran dan Peningkatan Pelayanan Publik Amirullah juga menyoroti pentingnya disiplin kerja. Ia menyebutkan, dalam setahun terakhir, 14 pegawai telah diberhentikan karena pelanggaran disiplin. Selain itu, ia mengimbau pimpinan untuk segera menyelesaikan perselisihan secara persuasif agar tidak menimbulkan masalah lebih besar. Baca Juga: Lantik Puluhan Pejabat Baru, Wawako Pontianak Bahasan: ASN Harus Proaktif, Jangan Tunggu Viral Suasana kerja yang harmonis sangat mendukung pencapaian kinerja organisasi. "Pada akhirnya, semua yang kita lakukan bermuara pada kesejahteraan warga Kota Pontianak. Itulah hakikat otonomi daerah yang dijalankan melalui birokrasi," ucapnya. Pada kesempatan yang sama, Sekda menjelaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pontianak dirancang tanpa defisit, dengan memprioritaskan efisiensi dan kebutuhan masyarakat. "Jika dilihat dari penggunaan APBD Kota Pontianak, sejauh ini tidak mengalami defisit. Program-program pemerintah sudah mulai berjalan, baik untuk pengembangan sumber daya manusia maupun pembangunan infrastruktur dasar," jelas Amirullah. Ia menambahkan, efisiensi anggaran tidak akan menghambat program, justru memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran. Belanja daerah diprioritaskan pada program yang langsung menyentuh masyarakat, seperti Universal Health Coverage (UHC) yang telah mencakup 98% warga. Pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, dan fasilitas publik juga terus berlanjut, khususnya di wilayah pinggiran. Baca Juga: Coffee Morning Pemkot Pontianak, Wali Kota Tekankan Disiplin ASN dan Penataan Kantor Program padat karya juga menjadi perhatian karena mampu membuka lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian lokal. "Para pedagang dan pelaku usaha kecil turut merasakan manfaat perputaran ekonomi yang sehat," imbuhnya. Ia menekankan, dengan iklim usaha yang kondusif, kunjungan ke Pontianak terus meningkat. "Semakin banyak orang datang dan berbelanja di Pontianak, maka semakin besar pula kontribusi terhadap pendapatan daerah," pungkasnya. (*Red/Kominfo)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK