Sekolah SMPN 4 Sungai Raya Kepulauan Ambruk, Orang Tua Murid Berharap Segera Direnovasi
FAKTA GRUP -
Kondisi bangunan SMP Negeri 4 Sungai Raya Kepulauan, Desa Pulau Lemukutan, sudah belasan tahun tak tersentuh renovasi. Dayat Suhandoko, salah satu orang tua murid, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi sekolah yang rusak parah, bahkan sebagian bangunan ambruk belum lama ini.
"Sejak pertama kali dibangun, sekolah ini belum pernah sama sekali direnovasi," ujar Dayat. Saat diwawancarai via telfon oleh wartawan faktakalbar pada jumat (20/12/2024)
Ia menambahkan, kondisi ini sudah berlangsung belasan tahun, tanpa adanya perbaikan atau upaya konkret dari pihak terkait.
Menurut Dayat, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang sempat meninjau lokasi, namun hingga kini belum ada tindakan nyata. "Kadis sudah datang, bahkan bupati dan wakilnya juga sudah berkunjung beberapa kali. Tapi, semua hanya sebatas kunjungan, belum ada aksi nyata," keluhnya.
Ironisnya, ambruknya bagian bangunan terjadi saat siswa sedang libur, sehingga tidak menimbulkan korban. Namun, Dayat menegaskan, proses belajar mengajar terganggu karena kondisi ini. Untuk sementara, para siswa terpaksa menumpang di SD terdekat hingga ada solusi dari pemerintah daerah.
"Kami rapat dengan kepala sekolah dan komite, akhirnya memutuskan anak-anak sementara belajar di SD. Kami berharap ada tindakan cepat dari pemerintah, agar sekolah ini segera direnovasi atau dibangun ulang, sehingga anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman," tambahnya.
SMPN 4 Sungai Raya Kepulauan sebelumnya merupakan sekolah satu atap (satap) yang kemudian berubah status menjadi sekolah negeri. Namun, sejak perubahan status tersebut, belum ada perhatian lebih terkait sarana dan prasarana.
Orang tua murid berharap pemerintah daerah segera merealisasikan janji perbaikan. Kondisi ini menjadi sorotan, termasuk media nasional yang sempat meliput kerusakan sekolah tersebut beberapa waktu lalu.
"Intinya kami, sebagai orang tua murid, hanya ingin sekolah ini segera direnovasi. Jangan sampai proses belajar mengajar anak-anak kami terus terganggu," tutup Dayat.(amb)
Tag:
#Sekolah ambruk
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.