Selain Kebut Pembangunan Huntara, BNPB Juga Salurkan Dana Tunggu Hunian untuk Ribuan KK
Faktakalbar.id, NASIONAL -
Badan Nasional Penanggulangan Bencana
(BNPB) menjadikan percepatan pembangunan huntara (hunian sementara) sebagai prioritas utama dalam penanganan pascabencana di wilayah Sumatra.
Langkah ini diambil untuk memastikan ribuan warga yang kehilangan tempat tinggal di Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara dapat segera memiliki atap yang layak sebelum memasuki bulan suci.
Baca Juga:
BNPB Rampungkan Pembangunan Huntara bagi 50 KK di Pidie Jaya
Hingga Sabtu (17/1/2026), progres konstruksi di lapangan terus menunjukkan peningkatan berkat kerja sama lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta relawan.
Progres Fisik dan Target
Berdasarkan data kerusakan yang dihimpun, terdapat total 49.919 unit rumah yang mengalami rusak berat akibat bencana hidrometeorologi basah di ketiga provinsi tersebut.
Merespons hal ini, pemerintah telah menerima pengajuan pembangunan huntara sebanyak 27.903 unit.
“Saat ini, 5.788 unit dalam proses pembangunan dan 782 unit telah selesai dibangun dan siap dihuni. BNPB bersama pemerintah daerah terus mengakselerasi pembangunan hunian sementara dengan target utama penyelesaian sebelum bulan Ramadan,” bunyi laporan resmi BNPB.
Percepatan ini dinilai krusial agar warga tidak perlu menjalani ibadah puasa di tenda pengungsian yang minim fasilitas. Selain huntara, proses transisi menuju hunian tetap (huntap) juga berjalan paralel. Tercatat pengajuan hunian tetap sebanyak 11.706 unit, dengan 648 unit di antaranya sedang dalam tahap konstruksi.
Solusi Dana Tunggu Hunian
Sembari menunggu proses pembangunan huntara dan hunian tetap rampung, pemerintah juga mengoptimalkan skema bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH).
Bantuan ini diberikan kepada warga agar dapat menyewa tempat tinggal sementara atau menumpang di rumah kerabat.
“Skema bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) juga terus dioptimalkan untuk mendukung masyarakat terdampak selama masa transisi menuju hunian tetap. Hingga pertengahan Januari 2026, pengajuan DTH telah mencapai 15.346 kepala keluarga,” lanjut keterangan tersebut.
Dari jumlah pengajuan tersebut, sebanyak 10.717 rekening penerima telah siap, dan dana bantuan telah berhasil disalurkan kepada 2.695 kepala keluarga (KK).
Baca Juga:
BNPB Kebut Pembangunan 2.299 Huntara di Aceh Tamiang, Target Rampung Akhir Januari
Komitmen Pemulihan Infrastruktur
BNPB menegaskan bahwa upaya pemulihan hunian ini berjalan beriringan dengan perbaikan infrastruktur dasar dan aksesibilitas wilayah.
Sinergi yang solid antara seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mengembalikan kehidupan masyarakat terdampak menuju kondisi yang lebih aman dan bermartabat.
“Dengan sinergi yang solid, percepatan pemulihan infrastruktur dasar, pemenuhan kebutuhan hunian layak, serta penguatan langkah mitigasi diharapkan mampu mengembalikan kehidupan masyarakat terdampak secara bertahap,” tutup pernyataan BNPB.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.