faktakalbar

Selamat Tinggal Smartphone, Bos Xiaomi Siapkan Penggantinya

Penulis: Redaksi Wednesday, 18 March 2026 📖 1 menit
Selamat Tinggal Smartphone, Bos Xiaomi Siapkan Penggantinya
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Kehadiran teknologi kecerdasan buatan (AI) membawa ancaman serius bagi eksistensi ponsel pintar. Pendiri sekaligus CEO Xiaomi, Lei Jun, secara blak-blakan menyebut inovasi smartphone saat ini sudah mulai usang. Ia mengonfirmasi perusahaan sedang menyiapkan teknologi pengganti HP berbasis Android dan iOS. Lei Jun memprediksi masa depan teknologi tidak lagi bergantung pada smartphone konvensional, melainkan beralih pada Artificial Intelligence Operating System (AIOS). Baca Juga:  Mengenal Fitur Dark Mode di Smartphone: Bukan Sekadar Tren, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Mata dan Baterai Sistem operasi berbasis kecerdasan buatan ini akan mengubah cara kerja perangkat komunikasi secara fundamental. Menurutnya, AIOS tidak hanya menerima peningkatan fitur biasa. Sistem canggih ini memiliki kemampuan belajar dan bertindak secara otonom. Perangkat masa depan tidak lagi sekadar merespons perintah pengguna secara pasif layaknya ponsel saat ini. Pernyataan Lei Jun ini sekaligus menepis opini banyak analis yang menilai inovasi smartphone saat ini sudah mencapai titik jenuh dan membosankan. Lei Jun membantah keras anggapan tersebut. Ia menegaskan industri teknologi justru sedang memasuki masa transisi menuju inovasi besar-besaran, yang tentunya membutuhkan komitmen riset dan pengembangan (R&D) tingkat tinggi. Mengutip pemaparan strategi terbaru perusahaan, Xiaomi tidak sekadar melempar wacana. Raksasa teknologi asal China ini menyiapkan dana riset yang sangat masif. Xiaomi menggelontorkan investasi mencapai 200 miliar yuan (sekitar Rp 490 triliun) khusus untuk lima tahun ke depan guna merealisasikan teknologi canggih ini. Pengembangan AIOS Xiaomi bertumpu pada teknologi "Agentic AI" . Berbeda dari chatbot biasa, Agentic AI tertanam langsung di lapisan dasar sistem operasi (seperti pada HyperOS). Baca Juga:  Resmi! Spesifikasi dan Harga Xiaomi 17 & Xiaomi 17 Ultra di Indonesia: Kamera Leica Sensor LOFIC Teknologi ini membuat perangkat mampu memahami niat pengguna, menyusun rencana harian, hingga mengeksekusi berbagai tugas lintas aplikasi secara mandiri tanpa menunggu instruksi berulang dari pengguna. Meskipun pengembangan perangkat keras skala besar dan kerangka perangkat lunak AIOS masih membutuhkan proses panjang, Lei Jun tetap menatap optimis. Ia mengirim sinyal kuat kepada para kompetitor bahwa era baru komunikasi cerdas telah Xiaomi mulai. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK