faktakalbar

Sempat Ditutup, Operasional Penerbangan Perintis di Bandara Bomakia Kembali Dibuka

Penulis: Redaksi Thursday, 05 March 2026 📖 2 menit
Sempat Ditutup, Operasional Penerbangan Perintis di Bandara Bomakia Kembali Dibuka
Faktakalbar.id, BOVEN DIGOEL - Fasilitas penerbangan perintis di wilayah Kabupaten Boven Digoel , Provinsi Papua Selatan, secara resmi kembali beroperasi setelah sempat ditutup. Dibukanya kembali operasional Bandara Bomakia ini ditandai dengan pendaratan selamat sebuah pesawat perintis berjenis Cessna Caravan pada hari Rabu (5/3/2026). Baca Juga: TNI Amankan 11 Bandara Perintis di Papua Pasca-Gangguan KKB Kedatangan sarana transportasi udara vital tersebut mendapatkan pengawalan serta pengamanan yang sangat ketat dari aparat militer gabungan. Personel yang ditugaskan merupakan gabungan dari Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Komando (Yon Parako) 466 Pasgat dan Satgas Batalyon Infanteri (Yonif) 403 yang telah disiagakan di sekitar area landasan pacu ( runway ). Berdasarkan pantauan operasi, pesawat yang membawa muatan logistik dan perlengkapan kebutuhan pokok masyarakat tersebut sukses melakukan proses pendaratan secara lancar sebelum akhirnya menepi dan berhenti di area apron kecil bandara. Beberapa personel aparat keamanan bersenjata lengkap menyisir dan mengamankan area sekitar landasan pacu untuk menjamin situasi tetap aman dan kondusif selama keseluruhan proses pendaratan berlangsung. Segera setelah mesin armada Cessna Caravan tersebut dimatikan, petugas keamanan bandara yang bertugas bersama kru penerbangan langsung bergerak cepat mengeksekusi proses bongkar muat barang dari dalam ruang kabin penumpang. Sejumlah muatan penting berupa tas, paket kiriman barang, hingga logistik kebutuhan harian diturunkan untuk kemudian segera didistribusikan ke wilayah-wilayah permukiman warga di sekitarnya. Kehadiran aparat keamanan dalam proses penerimaan dan pembongkaran ini bertujuan untuk memberikan jaminan rasa aman serta memastikan rantai distribusi logistik berjalan dengan tertib. Fasilitas infrastruktur seperti Bandara Bomakia memiliki peran yang sangat krusial dan vital sebagai jalur utama distribusi barang maupun mobilitas fisik masyarakat setempat. Hal ini dikarenakan akses transportasi darat menuju daerah tersebut masih tergolong sangat terbatas dan sulit dijangkau. Menanggapi kelancaran pengawalan tersebut, Komandan Pos (Danpos) Satgas Yon Parako 466, Letda Pas Arya Wahyu Megantara, memberikan pernyataan terkait pentingnya prosedur keamanan di fasilitas penerbangan perintis. "Pengamanan dilakukan sebagai bagian dari prosedur standar dalam setiap aktivitas penerbangan di wilayah tertentu. Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, mulai dari pendaratan hingga distribusi logistik,” ujarnya. Masyarakat yang bermukim di daerah setempat menyambut kedatangan pesawat perintis ini dengan sangat antusias. Beroperasinya kembali penerbangan di Bandara Bomakia dinilai sangat membantu percepatan pemenuhan kebutuhan logistik pokok serta menjadi kunci utama dalam menunjang perputaran aktivitas ekonomi di daerah pedalaman. Dengan adanya sinergi dukungan pengamanan dari aparat keamanan serta petugas teknis bandara, operasional penerbangan perintis ke wilayah pelosok Papua Selatan diharapkan dapat terus berjalan secara rutin, lancar, dan aman. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK