Sempat Gelap Sejak November, Bantuan Genset PT DIB Akhiri Krisis Listrik di Pulau Meledang
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA –
Keterbatasan
infrastruktur
dasar masih menjadi bayang-bayang kehidupan masyarakat di daerah kepulauan.
Di Pulau Meledang, Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata,
Kabupaten Kayong Utara
, warga harus bergelut dengan kegelapan setiap malam sejak generator set (
genset
) utama desa mengalami kerusakan parah pada November tahun lalu.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada sekitar 50 rumah tangga.
Di tengah ketiadaan pasokan listrik yang stabil, hanya sebagian kecil warga yang mampu bertahan dengan menggunakan panel surya berskala kecil atau mesin genset pribadi.
Baca Juga:
Memanjakan Lidah di Negeri Bertuah, Ini 4 Makanan Khas Kayong Utara yang Wajib Dicoba
Ketua RT 10 Dusun Raya/Pulau Meledang, Nurdiansyah, menceritakan beratnya tantangan warga selama masa krisis energi tersebut berlangsung.
“Selama ini kami memang kekurangan listrik. Warga hanya mengandalkan genset pribadi atau aki seadanya. Itu pun hanya sekitar 30 persen rumah tangga yang memiliki genset, dan biasanya hanya digunakan pada malam hari,” ungkap Nurdiansyah.
Pemadaman berkepanjangan ini melumpuhkan berbagai aktivitas esensial. Pendidikan anak-anak usia sekolah menjadi salah satu sektor yang paling terdampak akibat ketiadaan penerangan dan akses jaringan komunikasi.
“Anak-anak jadi kesulitan belajar, bahkan untuk mengakses internet pun terkendala. Karena itu kami bermusyawarah dan mengajukan permohonan bantuan ke PT DIB,” jelasnya.
Upaya warga untuk mencari jalan keluar akhirnya membuahkan hasil. Pada Rabu (8/4/2026), masyarakat Desa Pelapis menerima bantuan satu unit mesin genset berkapasitas memadai dari PT Dharma Inti Bersama (PT DIB), perusahaan yang mengelola Kawasan Industri Pulau Penebang di wilayah tersebut.
“Alhamdulillah genset sudah sampai di Pulau Meledang. Kami berharap kedepan bisa sangat bermanfaat bagi masyarakat. Terima kasih kepada PT DIB yang telah membantu, semoga komunikasi dan dukungan terus terjalin dengan baik,” tambah Nurdiansyah penuh harap.
Penyelesaian krisis listrik ini tidak hanya mengembalikan produktivitas rumah tangga warga. Camat Kepulauan Karimata, Mikrad Abdi, yang turut memantau kedatangan mesin tersebut, menegaskan bahwa fasilitas publik kini dapat kembali beroperasi maksimal.
“Syukur, alhamdulillah gensetnya sudah datang. Listrik desa yang berasal dari genset bukan hanya dipakai untuk kebutuhan rumah tangga, tapi juga untuk beberapa fasilitas pelayanan publik seperti Puskesmas,” ujar Mikrad.
Sementara itu, pihak perusahaan pengelola kawasan industri mengklaim bahwa bantuan ini merupakan tindak lanjut dari program tanggung jawab sosial (
Corporate Social Responsibility
) yang memang ditargetkan untuk wilayah penyangga berstatus terpencil.
“Sejak awal kehadiran PT DIB, elektrifikasi di pemukiman warga Desa Pelapis menjadi salah satu fokus program CSR kami. Bantuan genset ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat, termasuk di wilayah terpencil seperti Pulau Meledang,” jelas
Government Relation Manager
PT DIB, Seno Ario Wibowo.
Seno menambahkan, sebelum penyaluran genset baru ini, pihaknya sejak tahun lalu telah mensubsidi kebutuhan bahan bakar minyak dan biaya perawatan mesin genset yang tersebar di seluruh dusun Desa Pelapis untuk melayani sekitar 500 kepala keluarga.
Ke depan, pemerintah tingkat desa dan kecamatan diharapkan mampu mengelola bantuan ini secara swadaya agar usia pakai mesin dapat bertahan lama.
Baca Juga:
Terlibat Pelanggaran Berat, Dua Personel Polres Kayong Utara Resmi Dipecat
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.