Sempat Padam, Titik Api Kembali Muncul di Dekat Situs Kolam Belanda Pantai Pulau Datuk
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA –
Kebakaran lahan kembali mengancam kawasan wisata unggulan Pantai Pulau Datuk, Kabupaten Kayong Utara, Selasa (27/1/2026).
Titik api yang dilaporkan sempat padam pada sore hari, justru kembali menyala (
flare-up
) pada malam harinya, memicu kekhawatiran karena lokasinya yang berdekatan dengan situs sejarah.
Berdasarkan data lapangan, titik api terdeteksi hanya berjarak kurang lebih 50 meter dari situs Kolam Belanda.
Awalnya, situasi terpantau
kondusif
sejak pukul 16.30 WIB setelah upaya pemadaman tahap pertama.
Baca Juga:
Suhu Tembus 35 Derajat, Kayong Utara Masuk Fase Rawan Karhutla, Simulasi Pemadaman Digelar
Namun, sisa bara api di bawah permukaan lahan gambut diduga belum mati total.
Sekitar pukul 18.20 WIB, api kembali membesar.
Kondisi vegetasi kering yang mudah terbakar ditambah hembusan angin laut mempercepat proses penyalaan kembali api tersebut.
Tim gabungan dari BPBD Sukadana dan personel Samapta Polres Kayong Utara yang masih berada di lokasi untuk
monitoring
, langsung melakukan upaya pemadaman lanjutan.
Langkah ini diambil untuk mencegah api merambat lebih jauh ke area hutan lindung di sekitar kawasan wisata.
Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit. Api baru bisa dipastikan padam total pada pukul 18.50 WIB.
Meski situasi dinyatakan aman terkendali, insiden munculnya kembali api ini menjadi peringatan keras akan potensi Karhutla di kawasan wisata.
Petugas di lapangan kini memperketat patroli rutin guna memastikan tidak ada bara api yang tertinggal.
Pengunjung maupun warga lokal diminta untuk ekstra waspada dan tidak membuang puntung rokok sembarangan di area vegetasi kering, mengingat cuaca yang fluktuatif dapat memicu kebakaran susulan sewaktu-waktu.
Baca Juga:
Bahasan Tinjau Lokasi Karhutla di Pontianak Tenggara, Pastikan Api Padam
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.