faktakalbar

Bukan Cuma Fisik yang Sehat, Edi Kamtono Minta Mental ASN Juga 'Bugar' dari Korupsi

Penulis: Redaksi Saturday, 06 December 2025 📖 1 menit
Bukan Cuma Fisik yang Sehat, Edi Kamtono Minta Mental ASN Juga 'Bugar' dari Korupsi
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memadati Taman Alun Kapuas untuk mengikuti Senam Sehat dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025, Jumat (05/12/25). Namun, kegiatan ini bukan sekadar ajang mencari keringat. Baca Juga:  Kejari Pontianak Musnahkan 205 Ribu Batang Rokok Ilegal Berbagai Merek Tanpa Cukai Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa senam sehat ini membawa pesan simbolis yang kuat. Menurutnya, kesehatan fisik harus berbanding lurus dengan kesehatan mental, terutama dalam hal integritas. Ia meminta seluruh ASN untuk menjadikan momen ini sebagai pengingat agar selalu "bugar" dari virus korupsi. “Kegiatan ini bukan hanya seremoni, melainkan momentum untuk kembali menegaskan komitmen bahwa kita harus menjaga integritas dalam setiap aspek pelayanan publik,” tegas Edi usai senam. Edi memperluas definisi korupsi tidak hanya pada pelanggaran hukum yang merugikan negara. Baginya, sikap dan etika pelayanan sehari-hari juga menjadi cerminan integritas. Pelayanan yang lambat, berbelit-belit, atau diskriminatif menurutnya adalah benih-benih perilaku koruptif yang harus dikikis. “Saya memaknai, korupsi tidak hanya sebatas tindakan yang melanggar aturan, tetapi juga bagaimana sikap kita dalam keseharian saat memberikan pelayanan sesuai tugas, fungsi dan ketentuan,” jelasnya. Baca Juga:   Kejari Pontianak Musnahkan 205 Ribu Batang Rokok Ilegal Berbagai Merek Tanpa Cukai Untuk menutup celah penyimpangan, Pemkot Pontianak terus memperkuat sistem transparansi berbasis elektronik. Pengawasan kini tidak hanya datang dari internal inspektorat, tetapi juga langsung dari mata masyarakat melalui kanal-kanal digital. Tak hanya menyasar birokrat, virus integritas ini juga mulai disuntikkan sejak dini ke dunia pendidikan. Edi memastikan kurikulum antikorupsi mulai ditanamkan dari jenjang PAUD hingga SMP agar generasi masa depan Pontianak tumbuh dengan karakter yang jujur dan bersih. (Ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK