faktakalbar

Seorang Jemaah Haji dari Sambas Meninggal Dunia di Tanah Suci Mekah

Penulis: Redaksi Thursday, 12 June 2025 📖 1 menit
Seorang Jemaah Haji dari Sambas Meninggal Dunia di Tanah Suci Mekah
Faktakalbar.id, SAMBAS - Suasana duka menyelimuti rombongan jemaah haji asal Kalimantan Barat. Salah satu jemaah dari Kabupaten Sambas, Suwandi Razali Tayib, wafat saat menunaikan ibadah haji di Mekah, Arab Saudi, pada Rabu, (11/6/2025). Almarhum Suwandi, yang berusia 71 tahun, merupakan anggota Kelompok Terbang (Kloter) 21 BTH. Ia berangkat dari tanah air pada 23 Mei 2025 pukul 13.55 WIB, tergabung bersama rombongan BTH 21 RMB 4. Baca Juga: Suasana Haru Iringi Pelepasan 309 Calon Jemaah Haji Sambas oleh Bupati Satono di Masjid At-Taqwa Pemangkat Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Ketua Kloter, Sudirmansyah, dalam pernyataannya pada Kamis, (12/6/2025). "Inalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un. Telah meninggal dunia H Suwandi Razali Tayeb jamaah haji Kloter 21 BTH Asal Kabupaten Sambas Kalbar pada hari Rabu, 11 Juni 2025 di Rumah Sakit Arab Saudi,” ujar Sudirmansyah. Ia juga menyampaikan doa untuk almarhum. "Semoga Allah menerima amal ibadahnya dan menjadi Haji yang Mabrur,” tambahnya. Baca Juga: Syarat Baru Haji 2025, 306 CJH Sambas Dapatkan Vaksin Polio Sudirmansyah menjelaskan bahwa jenazah almarhum sedang diproses sesuai prosedur pemulasaran, sebelum disalatkan di Masjidil Harom dan dimakamkan di kompleks pemakaman Al Sharaya. "Saat ini sedang dilakukan pemulasaran Jenazah dan akan disolatkan di Masjidil Harom dan akan dimakamkan di pemakaman Al Sharaya,” tuturnya. Berdasarkan data dari Siskohatkes, Suwandi sebelumnya diketahui memiliki kondisi medis cardiomegaly. Ia sempat dirawat di Hospital Abeer Medical Center selama satu hari, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 21.05 waktu Arab Saudi. "Penyebab almarhum meninggal acute respiratory distress syndrome (ARDS), " tandasnya. Baca Juga: Bupati Sambas Lepas 309 Calon Jemaah Haji 2025 Secara Simbolis di Pemangkat (DNS)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK