Sering Bikin Bingung, 5 Makanan Ini Sebenarnya Buah Bukan Sayur
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Pernahkah Anda terlibat perdebatan kecil dengan teman hanya karena satu pertanyaan sederhana:
"Tomat itu buah atau sayur?"
Di dapur, kita memperlakukan tomat sebagai sayuran.
Kita memotongnya untuk salad, memasaknya dalam sup, atau menguleknya menjadi sambal.
Namun, di buku pelajaran biologi, tomat disebut sebagai buah.
Baca Juga:
Membuat Salad Buah Enak: Tips Jitu dan Langkah Mudah agar Tidak Gagal
Lantas, mana yang benar?
Kebingungan ini terjadi karena adanya perbedaan definisi antara
ilmu botani
(ilmu tumbuhan) dan
dunia kuliner
.
Secara botani:
Buah adalah bagian tanaman yang berkembang dari bunga dan mengandung biji. Sisanya (akar, batang, daun) adalah sayur.
Secara kuliner:
Sayur adalah bahan makanan yang rasanya cenderung gurih dan dimakan sebagai lauk, sedangkan buah biasanya memiliki rasa manis atau asam dan dimakan sebagai pencuci mulut.
Karena perbedaan sudut pandang ini, banyak "sayuran" di kulkas Anda yang sebenarnya memiliki identitas asli sebagai buah.
Berikut adalah 5 makanan yang sering membuat bingung:
1. Tomat
Ini adalah contoh paling klasik yang sering diperdebatkan.
Fakta botani:
Tomat tumbuh dari bunga tanaman dan memiliki biji di dalamnya. Jadi, secara ilmiah tomat adalah
buah
.
Status kuliner:
Karena kadar gulanya rendah dan rasanya yang gurih (umami), para koki mengelompokkannya sebagai sayur. (Fakta unik: Pada tahun 1893, Mahkamah Agung Amerika Serikat pernah memutuskan tomat sebagai sayuran demi alasan pajak, meskipun mereka mengakui secara botani itu adalah buah.)
2. Timun
Kita sering melihat timun bersanding dengan selada dan kol sebagai lalapan.
Fakta botani:
Coba belah timun, apa yang Anda lihat di tengahnya? Ya, deretan biji. Timun berkembang dari bunga tanaman merambat. Jadi, timun adalah
buah
.
Status kuliner:
Teksturnya yang renyah dan rasanya yang tawar membuatnya mutlak dianggap
sayur
dalam dunia masak-memasak.
3. Terong
Terong balado atau lodeh terong adalah menu lauk
favorit
di Indonesia.
Fakta botani:
Terong memiliki biji-biji kecil yang tersebar di dagingnya. Secara teknis, terong bahkan diklasifikasikan sebagai
berry
(buah buni), satu keluarga dengan blueberry. Jadi, terong adalah
buah
.
Status kuliner:
Tidak ada yang membuat jus terong atau pai terong manis. Ia adalah
sayur
sejati di dapur.
4. Cabai
Ini mungkin fakta yang paling sulit diterima. Cabai rawit, cabai merah, hingga paprika sering dianggap bumbu atau sayur.
Fakta botani:
Cabai berisi biji yang siap tumbuh menjadi tanaman baru. Itu artinya, setiap kali Anda makan sambal, Anda sebenarnya sedang memakan sari
buah
.
Status kuliner:
Karena rasanya yang pedas dan fungsinya sebagai penguat rasa, hampir mustahil kita menyebutnya buah di meja makan.
5. Labu
Mulai dari labu siam untuk sayur lodeh hingga labu kuning (waluh) untuk kolak.
Fakta botani:
Labu adalah wadah biji yang besar. Sama seperti kerabatnya (melon dan semangka), labu adalah
buah
.
Status kuliner:
Labu kuning sering membingungkan karena bisa diolah menjadi kolak (manis) atau sup (asin). Namun umumnya, masyarakat menganggap labu sebagai
sayur
.
Jadi, apa sebutan yang tepat? Jawabannya tergantung di mana Anda berada.
Jika Anda sedang berada di laboratorium biologi atau sedang berkebun, sebutlah mereka
buah
.
Namun, jika Anda sedang berbelanja di pasar atau memasak di dapur, sebutlah mereka
sayur
agar komunikasi lebih mudah.
Apapun sebutannya, yang terpenting adalah nutrisinya.
Semua daftar di atas kaya akan vitamin dan serat yang sangat baik untuk tubuh.
Jadi, jangan pusingkan namanya, nikmati saja manfaatnya!
Baca Juga:
Tak Suka Sayur? Ini 6 Buah Manis yang Ampuh Penuhi Kebutuhan Magnesium Tubuh
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.