Sering Diabaikan, Ini 5 Tanda Tubuh Kamu Kurang Gula Secara Psikologis dan Fisik
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Gula atau
glukosa
merupakan bahan bakar utama bagi sel-sel tubuh dan otak agar dapat berfungsi secara optimal.
Ketika kadar gula dalam darah menurun di bawah batas normal suatu kondisi yang dalam istilah medis disebut
hypoglycemia
tubuh akan memberikan sinyal peringatan yang sering kali tidak kita sadari.
Kondisi kurang gula ini tidak hanya dialami oleh mereka yang sedang menjalani diet ketat, tetapi bisa menyerang siapa saja yang melewatkan waktu makan atau melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat.
Berikut adalah 5 tanda kamu kurang gula yang perlu diwaspadai:
Baca Juga:
Normal Sweet Kini Hanya 50 Persen, Cara Thailand Lawan Overdosis Gula dan Diabetes
1. Rasa Lapar yang Amat Sangat secara Tiba-tiba
Jika Anda tiba-tiba merasa sangat lapar meskipun belum lama makan, itu bisa jadi sinyal bahwa otak sedang kekurangan pasokan glukosa.
Tubuh akan memicu alarm lapar yang intens sebagai upaya instan untuk mendapatkan asupan energi kembali.
Rasa lapar ini biasanya disertai dengan keinginan kuat untuk mengonsumsi makanan yang manis atau tinggi karbohidrat.
2. Gemetar dan Keringat Dingin
Pernahkah Anda merasa tangan gemetar (
tremor
) saat sedang beraktivitas? Hal ini terjadi karena sistem saraf otonom melepaskan hormon adrenalin ketika kadar gula darah anjlok.
Pelepasan hormon ini juga sering kali memicu keluarnya keringat dingin, terutama di bagian dahi dan telapak tangan, meskipun suhu ruangan sedang sejuk atau Anda tidak sedang berolahraga.
3. Sulit Fokus dan Merasa Bingung
Otak adalah organ yang paling bergantung pada gula untuk bekerja. Saat kadar gula rendah, kemampuan kognitif akan menurun drastis.
Anda mungkin merasa sulit berkonsentrasi, sering melamun, atau merasa bingung saat diajak berbicara.
Dalam kondisi yang lebih berat, seseorang bisa mengalami disorientasi ringan karena sel-sel otak mulai kekurangan "bensin" untuk memproses informasi.
4. Perubahan Suasana Hati yang Drastis
Kurang gula bisa membuat seseorang menjadi sangat mudah tersinggung, marah, atau merasa sangat sedih tanpa alasan yang jelas.
Fenomena ini sering disebut dengan istilah
hangry
(
hungry and angry
).
Ketidakseimbangan energi di dalam tubuh secara langsung memengaruhi stabilitas emosi, sehingga pengendalian diri menjadi jauh lebih sulit dari biasanya.
5. Detak Jantung Tidak Teratur
Saat kadar gula darah turun, jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh guna menjaga fungsi organ vital. Hal ini sering kali menimbulkan sensasi jantung berdebar-debar (
palpitasi
).
Jika Anda merasa detak jantung tiba-tiba menjadi lebih cepat atau tidak teratur saat sedang beristirahat, segera periksa apakah Anda sudah cukup mendapatkan asupan energi.
Baca Juga:
Waspada! 6 Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2 Secara Drastis
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.