Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Sa Cap Meh dan Cap Go Meh dalam Tradisi Imlek
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Perayaan
Tahun Baru Imlek
memiliki rangkaian tradisi yang panjang dan penuh makna.
Bagi masyarakat awam, istilah
Sa Cap Meh
dan
Cap Go Meh
mungkin terdengar serupa, namun keduanya merujuk pada waktu dan aktivitas yang sangat berbeda dalam kalender lunar.
Memahami perbedaan keduanya sangat penting untuk mengapresiasi kekayaan budaya Tionghoa. Berikut adalah perbedaan mendasar antara
Sa Cap Meh
dan
Cap Go Meh
:
Sa Cap Meh: Malam Ambang Tahun Baru
Baca Juga:
Wajib Tahu! 4 Ritual Penting di Malam Sa Cap Meh Agar Tahun Baru Imlek Lebih Bermakna
Sa Cap Meh
secara harfiah berarti malam tanggal 30 bulan pertama (bulan terakhir di tahun lama). Ini adalah momen
penutup tahun
.
Fokus Utama:
Kebersamaan keluarga inti (
reunion
).
Tradisi:
Aktivitas utama adalah makan malam bersama atau
tuan yuan fan
. Anggota keluarga yang merantau akan berusaha pulang untuk berkumpul. Selain itu, ada tradisi
shou sui
, yaitu begadang hingga tengah malam untuk menyambut pergantian tahun sekaligus mendoakan panjang umur bagi orang tua.
Suasana:
Lebih bersifat privat, hangat, dan dilakukan di dalam rumah masing-masing.
Cap Go Meh: Puncak dan Penutup Perayaan Imlek
Cap Go Meh
jatuh pada tanggal 15 bulan pertama kalender lunar, tepat saat bulan purnama pertama di tahun baru. Ini adalah
puncak sekaligus penutup
dari seluruh rangkaian perayaan Imlek.
Fokus Utama:
Perayaan publik dan rasa syukur.
Tradisi:
Berbeda dengan
Sa Cap Meh
yang privat,
Cap Go Meh
dirayakan secara meriah di luar ruangan. Identik dengan festival lampion, pertunjukan barongsai, naga (
liong
), hingga pawai budaya. Di beberapa daerah seperti Kalimantan Barat, perayaan ini juga diwarnai dengan atraksi tatung.
Suasana:
Sangat ramai, meriah, penuh cahaya lampion, dan melibatkan masyarakat luas dari berbagai kalangan.
Kesimpulan Perbedaan
Singkatnya,
Sa Cap Meh
adalah momen untuk
berpamitan dengan tahun lama
bersama keluarga di rumah, sedangkan
Cap Go Meh
adalah pesta besar untuk
merayakan tahun baru
yang telah berjalan selama 15 hari sekaligus menutup festival dengan suka cita.
Baca Juga:
Pengamanan Terpadu di Pusat Keramaian Singkawang Jelang Perayaan Cap Go Meh
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.