Sering Dianggap Sepele, Studi Ungkap Spons Cuci Piring Jadi Sumber Mikroplastik Masuk Tubuh
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Siapa sangka benda mungil yang setiap hari kita gunakan di dapur ternyata menyimpan ancaman tersembunyi bagi kesehatan dan lingkungan.
Sebuah studi terbaru dari Universitas Bonn, Jerman, mengungkapkan bahwa
spons
cuci piring berbahan plastik merupakan salah satu sumber utama pelepasan
mikroplastik
yang tanpa disadari dapat masuk ke dalam tubuh manusia.
Penelitian ini menyoroti bagaimana gesekan saat mencuci piring menyebabkan spons terdegradasi menjadi partikel-partikel plastik berukuran mikro yang sangat halus.
Berikut adalah beberapa fakta penting mengenai ancaman mikroplastik dari spons cuci piring:
Baca Juga:
Pakar Medis Peringatkan Bahaya Mi Instan: Picu Mikroplastik di Usus hingga Kurang Gizi
1. Pelepasan Partikel Plastik Setiap Hari
Setiap kali digunakan untuk menggosok peralatan makan, spons melepaskan sejumlah mikroplastik.
Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata satu orang dapat menyumbangkan sekitar 0,68 hingga 4,21 gram mikroplastik per tahun hanya dari aktivitas mencuci piring.
Meski terlihat sedikit, akumulasi secara nasional sangat fantastis, misalnya di Jerman saja bisa mencapai 355 ton per tahun.
2. Risiko Gangguan Pernapasan dan Kanker
Mikroplastik yang terlepas tidak hanya mencemari air, tetapi juga berisiko tersangkut di saluran pernapasan manusia.
Para ahli mengaitkan paparan partikel plastik ini dengan berbagai masalah kesehatan serius, termasuk risiko kanker serta gangguan kesuburan atau infertilitas, baik pada pria maupun wanita.
3. Ancaman bagi Ekosistem Perairan
Partikel mikroplastik dari spons dapur ini mengalir bersama air limbah menuju instalasi pengolahan. Namun, tidak semua partikel dapat tersaring sempurna.
Beberapa ton mikroplastik diperkirakan tetap lolos dan mencemari lingkungan perairan serta tanah, yang pada akhirnya masuk ke dalam rantai makanan manusia melalui ikan atau tanaman.
4. Alternatif yang Lebih Ramah Lingkungan
Melihat besarnya dampak lingkungan, beralih ke alat pembersih yang lebih aman menjadi pilihan bijak.
Masyarakat mulai disarankan untuk menggunakan spons berbahan alami seperti serat labu (
loofah
), serat kelapa, atau kain katun yang dapat terurai secara alami (
biodegradable
) untuk mengurangi jejak plastik di rumah tangga.
Baca Juga:
Bahaya Mikroplastik: Riset University of California Ungkap Mempercepat Pembentukan Plak Arteri 624%
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.