Sering Dikira Sehat, Ternyata 5 Jenis Sayuran Ini Musuh bagi Penderita Asam Urat
Faktakalbar.id, LIFESTYLE
– Sayuran identik dengan pola hidup sehat.
Kita sering disarankan memperbanyak makan sayur untuk menjaga berat badan dan kesehatan jantung.
Namun, bagi penderita asam urat (
gout
), aturan ini tidak berlaku mutlak.
Ternyata, tidak semua sayuran "ramah" bagi sendi.
Baca Juga:
Sering Dibuang, Ternyata Ini 6 Khasiat Dahsyat Jantung Pisang Jika Disayur
Beberapa jenis sayuran justru mengandung zat purin yang cukup tinggi.
Ketika tubuh memecah purin, akan terbentuk asam urat.
Jika kadarnya berlebihan, kristal asam urat akan menumpuk di persendian dan menyebabkan nyeri hebat, bengkak, hingga kemerahan.
Agar tidak salah pilih menu, berikut adalah daftar sayuran yang sebaiknya dibatasi atau dihindari oleh
penderita
asam urat.
1. Melinjo dan Daunnya
Bagi masyarakat Indonesia, sayur asem atau keripik emping adalah godaan yang sulit ditolak.
Namun, melinjo (baik biji maupun daun mudanya) adalah "musuh utama" penderita asam urat.
Kandungan purin dalam melinjo tergolong sangat tinggi dan sering kali menjadi pemicu serangan nyeri sendi yang
instan
setelah dikonsumsi.
2. Bayam
Siapa sangka sayuran favorit Popeye ini masuk dalam daftar pantangan? Meskipun kaya zat besi dan vitamin, bayam memiliki kandungan purin yang lebih tinggi dibandingkan sayuran hijau lainnya.
Penderita asam urat sebaiknya tidak mengonsumsi bayam secara berlebihan atau dalam porsi besar, terutama jika sedang mengalami gejala nyeri.
3. Kembang Kol
Kembang kol sering menjadi pengganti nasi bagi mereka yang diet karbohidrat.
Namun, hati-hati bagi pengidap asam urat.
Sayuran berwarna putih ini mengandung purin dalam jumlah sedang hingga tinggi.
Sebagai alternatif yang lebih aman, Anda bisa memilih brokoli yang memiliki kandungan purin lebih rendah namun tetap kaya nutrisi.
4. Jamur
Baik jamur tiram, kancing, maupun shiitake, semuanya lezat jika ditumis atau dijadikan sup.
Sayangnya, jamur termasuk dalam kategori makanan dengan kandungan purin yang cukup tinggi.
Mengonsumsinya sesekali mungkin tidak masalah, namun menjadikannya menu harian sangat tidak disarankan bagi penderita asam urat kronis.
5. Asparagus
Meskipun lebih sering ditemui di menu restoran western, asparagus kini mulai populer di pasar swalayan.
Sayuran batang ini dikenal padat nutrisi, namun juga padat purin.
Jika Anda memiliki riwayat asam urat tinggi, sebaiknya batasi konsumsi asparagus agar kadar asam urat dalam darah tetap terkendali.
Kuncinya: Batasi Porsinya
Penting untuk diingat bahwa beberapa penelitian terbaru menyebutkan bahwa purin nabati (dari sayuran) sebenarnya tidak seberbahaya purin hewani (seperti jeroan).
Namun, setiap tubuh bereaksi berbeda.
Langkah paling bijak adalah mengenali tubuh Anda sendiri.
Jika terasa nyeri setelah menyantap sayuran di atas, segera kurangi porsinya dan perbanyak minum air putih untuk membantu membuang kelebihan asam urat melalui urine.
Baca Juga:
Waspada! 5 Jenis Buah Sehat Ini Justru Berbahaya bagi Penderita Gagal Ginjal
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.