faktakalbar

Setelah Dua Kali Mangkir, Polda Kalbar Akhirnya Jemput Paksa Rizky Kabah

Penulis: Redaksi Thursday, 02 October 2025 📖 2 menit
Setelah Dua Kali Mangkir, Polda Kalbar Akhirnya Jemput Paksa Rizky Kabah
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Polda Kalimantan Barat (Kalbar) membenarkan telah mengamankan konten kreator asal Pontianak, Rizky Kabah. Penangkapan terhadap Riezky Kabah Nizar dilakukan atas dugaan penghinaan terhadap Suku Dayak dalam kontennya. Baca Juga: Kasus Penghinaan Suku Dayak oleh Rizky Kabah Naik Tahap Penyidikan Kombes Bayu Suseno, Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Kalbar, membenarkan penangkapan tersebut. "Iya benar. Sudah diamankan di Polda Kalbar," kata Bayu seperti dilansir detik.com. Penangkapan Rizky Kabah dilakukan oleh anggota Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalbar pada Rabu (1/10/2025) malam. Ia kemudian diterbangkan ke Kalbar pada keesokan paginya. Menurut sumber, Rizky Kabah dijemput di Jakarta setelah dua kali mangkir dari panggilan penyidik. “Tadi malam dia dijemput. Tadi pagi jam delapan dia sampai di Bandara Supadio menggunakan Super Jet. Saat ini masih di Polda Kalbar,” jelas sumber tersebut. Alasan Penangkapan dan Konten Kontroversial Penjemputan paksa ini dilakukan karena Rizky dua kali tidak memenuhi panggilan polisi, di mana surat pemanggilan kedua telah dilayangkan pada Senin (29/9) sebelumnya. Hingga kini, pemeriksaan terhadap Rizky Kabah masih berlangsung dan belum ada keterangan rinci lebih lanjut dari pihak Polda Kalbar. Baca Juga: Tuntut Penangkapan Rizky Kabah, Ormas Dayak Ancam Bertindak Sendiri jika Proses Hukum Lambat Rizky Kabah dilaporkan oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) Dayak. Pelaporan ini dipicu oleh kontennya yang dinilai menghina Suku Dayak dengan menyebut mereka menganut ilmu hitam. Konten tersebut dibuat di depan Rumah Radakng Pontianak, rumah adat kebanggaan masyarakat Dayak. Dalam video yang viral, Rizky Kabah mengatakan, "Dukun sakti tinggal di rumah ini teman-teman. Namanya Rumah Radakng. Dulu suku Dayak sangat menganut ilmu hitam, makanya di Kalimantan Barat terkenal dengan kesaktiannya suku Dayak sama ilmu hitam." Pernyataan inilah yang memicu kemarahan publik dan berujung pada penangkapan. Penangkapan Rizky Kabah menjadi pengingat bagi para pengguna media sosial untuk lebih bijak dalam membuat konten, terutama yang menyangkut isu sensitif seperti suku dan budaya. Proses hukum terhadap Rizky Kabah diharapkan dapat memberikan keadilan bagi Suku Dayak dan menjadi pelajaran penting bagi semua pihak. Baca Juga: Gabungan Ormas Dayak Kompak, Serahkan Bukti dan Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Rizky Kabah (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK