faktakalbar

Siaga, Badai Hagupit Ancam Sumatera Hingga Papua

Penulis: Redaksi Tuesday, 12 May 2026 📖 1 menit
Siaga, Badai Hagupit Ancam Sumatera Hingga Papua
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) mendeteksi kemunculan siklon tropis Hagupit di perairan Samudra Pasifik. Fenomena alam ini berpotensi memicu hujan lebat dan gelombang laut tinggi pada sejumlah wilayah Indonesia. Prakirawan BMKG menemukan pergerakan siklon mematikan ini tepat berada pada kawasan sebelah utara wilayah Papua. Badai tersebut memiliki kecepatan angin maksimum hingga 40 knot dengan tekanan udara minimum 998 hektopaskal. Pemicu Cuaca Ekstrem di Indonesia Siklon tropis Hagupit terbukti memicu pembentukan fenomena angin kencang atau low level jet pada kawasan Samudra Pasifik. Sistem cuaca ini juga memengaruhi pembentukan daerah konvergensi dan konfluensi pada sejumlah wilayah Nusantara. Baca Juga:  5.500 Garda Nasional AS Dikerahkan Atasi Dampak Badai Musim Dingin Fern Kondisi atmosfer tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan secara sangat signifikan setiap harinya. BMKG memprakirakan badai besar ini terus bergerak menuju arah barat laut dan perlahan melemah dalam kurun 48 jam. Deretan Wilayah Terdampak Cuaca Buruk Pihak otoritas cuaca langsung meminta sejumlah wilayah untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman hujan sangat lebat ini. Wilayah berstatus waspada tinggi meliputi Provinsi Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, hingga Papua Pegunungan. Baca Juga:  Angin Kencang Terjang Paron, Cuaca Ekstrem di Ngawi Rusak Atap Rumah Warga Hujan dengan intensitas cukup sedang juga berpotensi mengguyur kawasan Gorontalo, Mamuju, Kendari, dan Ambon. Sementara itu, wilayah perkotaan seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Denpasar diprediksi hanya mengalami cuaca berawan tebal. Masyarakat pesisir juga wajib mewaspadai potensi gelombang laut tinggi akibat pergerakan angin siklon ini. Otoritas setempat mengimbau para nelayan untuk menunda aktivitas pelayaran hingga kondisi perairan kembali aman. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK