faktakalbar

Siaga Ganda Jelang Nataru: Polres Kayong Utara Terjunkan Brimob, Fokus Kejahatan hingga Rawan Banjir

Penulis: Redaksi Monday, 22 December 2025 📖 1 menit
Siaga Ganda Jelang Nataru: Polres Kayong Utara Terjunkan Brimob, Fokus Kejahatan hingga Rawan Banjir
Faktakalbar.id, SUKADANA – Kepolisian Resor (Polres) Kayong Utara meningkatkan intensitas pengamanan menjelang puncak perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Tidak hanya mewaspadai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), aparat kini memberikan atensi khusus pada potensi bencana banjir menyusul tingginya curah hujan di wilayah Sukadana. Baca Juga:  Amankan Nataru, Polres Kayong Utara Gelar Operasi Lilin Kapuas Karendalops Polres Kayong Utara, Suhud Tri Haryatmo, memimpin langsung apel kesiapan personel pada Senin pagi (22/12/2025). Dalam operasi ini, Polres mengerahkan kekuatan penuh dari Satgas Preventif yang didukung oleh personel taktis Brimob untuk menyisir objek vital dan pemukiman warga. Patroli Motor Sisir Gang Sempit Patroli gabungan ini bergerak lincah menggunakan kendaraan roda dua jenis Yamaha Vixion agar mampu menjangkau medan sulit. Tim menyisir sejumlah rute strategis mulai dari kawasan perkantoran di Jalan Bhayangkara, pemukiman padat di Jalan Batudaya I, hingga destinasi wisata unggulan di Pantai Pulau Datok . Baca Juga:  Surga Tropis Borneo: 5 Pantai di Kalimantan Barat yang Paling Enak Buat Liburan Suhud menegaskan bahwa misi kali ini bersifat ganda, yakni penegakan hukum dan kemanusiaan. Pihaknya ingin memastikan aktivitas warga tidak lumpuh akibat genangan air. "Fokus kami bukan hanya mencegah tindak kriminalitas, tetapi juga melaksanakan misi kemanusiaan dengan memantau langsung lokasi rawan banjir. Kami ingin memastikan dampak kenaikan debit air tidak mengganggu aktivitas warga," ujar Suhud. Situasi Kondusif Selain memantau debit air, petugas juga aktif berdialog dengan masyarakat di Pos PAM Tugu Sukadana dan rumah-rumah warga. Hingga saat ini, situasi keamanan dilaporkan kondusif tanpa adanya gangguan menonjol, dan kehadiran polisi di lapangan mendapat respons positif dari masyarakat. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK