Silaturahmi Ramadan ke Pontianak, Pemprov Kalbar Siap Dukung Penyelesaian Masalah Strategis Kota
Faktakalbar.id, PONTIANAK
- Wali Kota
Pontianak
Edi Rusdi Kamtono
menyampaikan harapan akan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menyelesaikan berbagai persoalan strategis di Kota Pontianak, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan kesehatan.
Baca Juga:
Safari Ramadan di Pontianak Barat, Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Ingatkan Dampak Negatif Digitalisasi
Hal tersebut disampaikan dalam agenda Silaturahmi Ramadan Pemprov Kalbar bersama Pemkot Pontianak di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Jumat (27/2/2026).
Sebagai kota jasa dan perdagangan dengan pertumbuhan investasi kuliner yang pesat, Pontianak kini menghadapi beban berat akibat distribusi logistik di Pelabuhan Dwikora.
Wali Kota berharap operasional Pelabuhan Kijing dapat segera dioptimalkan untuk mengurangi arus kendaraan berat yang melintasi jalur utama kota.
"Kami berharap pelabuhan Kijing bisa segera beroperasi minimal 50 persen untuk mengurangi arus kendaraan berat di dalam kota,"
ujar Edi Rusdi Kamtono dalam sambutannya.
Selain isu pelabuhan, percepatan pembangunan infrastruktur seperti
outer ring road
, Jembatan Kapuas III, dan Jembatan Garuda menjadi solusi jangka panjang yang diusulkan untuk mengatasi kemacetan.
Baca Juga:
Sukses di Gajah Mada, Edi Rusdi Kamtono: Sampai Jumpa di Festival Budaya Cap Go Meh
Pemkot juga menargetkan penuntasan lahan pelebaran jalan paralel Sungai Jawi serta Jalan Imam Bonjol, yang memerlukan mediasi provinsi karena melibatkan batas wilayah dengan Kabupaten Kubu Raya.
Di sektor kesehatan, Wali Kota menyoroti pengurangan dana transfer daerah sebesar Rp223 miliar pada 2026 yang mengancam keberlangsungan program
Universal Health Coverage
(UHC).
Meskipun capaian UHC saat ini menyentuh 98,2 persen, dukungan tambahan dari provinsi sangat diharapkan agar layanan kesehatan tetap optimal bagi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kalbar
Ria Norsan
menyatakan kesiapannya untuk mendukung pembangunan jalan provinsi dan usulan pembangunan Jembatan Kapuas III.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara kawasan hinterland seperti Pontianak, Kubu Raya, dan Mempawah sebagai gerbang utama Kalimantan Barat.
"Alhamdulillah menteri yang datang memuji Pontianak adem, ayem, dan enak karena penataan kota dan banyak ruang terbuka hijau. Walau kecil, kalau ditata dengan baik pasti bagus,"
kata Ria Norsan mengapresiasi penataan kota yang telah dilakukan Pemkot Pontianak.
(FR)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.