faktakalbar

Simpan Ganja dan Sabu Manajer SPBU di Sintang Diringkus Polisi

Penulis: Redaksi Tuesday, 25 March 2025 📖 1 menit
Simpan Ganja dan Sabu Manajer SPBU di Sintang Diringkus Polisi
Faktakalbar.id, SINTANG – Seorang manajer Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sintang berinisial JY (52) diringkus Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sintang atas kepemilikan narkoba, Kamis (20/03/2025).  Polisi menemukan 18 gram ganja dan 0,48 gram sabu saat melakukan penggeledahan di lokasi. Baca juga:  Generasi Emas 2045 Terancam Perang Candu? LAN Sintang Ajak Pelajar Perangi Narkoba Kasat Narkoba Polres Sintang, AKP Dedi Supriadi, mengatakan penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat. JY diamankan setelah mengambil sebuah paket dari jasa ekspedisi. Baca juga:  Rekomendasi Tempat Wisata di Sintang, Nomor 5 Cocok untuk Wisata Keluarga “Saat dilakukan pemeriksaan sekitar pukul 08.30 WIB, petugas menemukan paket berisi narkoba yang disimpan dalam bungkusan kertas nasi dan plastik klip, ” ujar Dedi, Senin (24/03/2025). Dalam pemeriksaan, JY mengakui kepemilikan barang haram tersebut dan mengungkapkan bahwa ia mendapatkan sabu dari seseorang berinisial S alias A.  Baca juga:  Sintang Masuk Nominasi Kualitas Udara Terbersih Nomor 3 di Indonesia, Urutan 6 se-Asia Tenggara  Berdasarkan informasi tersebut, petugas bergerak ke lokasi yang dimaksud dan menangkap S di SPBU Pal 10, Desa Balai Agung, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang. Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Polres Sintang. AKP Dedi mengungkapkan bahwa narkoba tersebut dikirim dari Pontianak melalui jasa ekspedisi.  Proses penyidikan masih berlangsung, dan berkas perkara akan segera dilimpahkan ke kejaksaan. “Kami masih melengkapi administrasi penyidikan. Kasus ini menambah daftar panjang peredaran narkoba di Kabupaten Sintang,” kata Dedi. (RD)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK