Sinergi Jaga Ketahanan Pangan Kalbar, Kodam XII/Tpr dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Pontianak
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Barat,
Kodam XII/Tanjungpura
berkolaborasi dengan Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Barat untuk meluncurkan dua program strategis.
Kegiatan yang berpusat di Kantor Kecamatan Pontianak, Jalan Alianyang, pada Kamis (24/7/2025) ini meliputi Gerakan Pangan Murah (GPM) Beras SPHP dan Penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Baca Juga:
Penanaman Jagung Serentak di Ketapang Jadi Langkah Nyata Wujudkan Ketahanan Pangan
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Jamallulael, dan Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Kalimantan Barat, Dedi Aprilyadi, beserta jajaran pejabat utama dari kedua institusi.
Kehadiran mereka menegaskan komitmen bersama dalam memastikan ketersediaan pangan yang stabil dan terjangkau bagi warga.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah terdata.
Di samping itu, momen ini juga menjadi ajang peluncuran resmi program Gerakan Pangan Murah Beras SPHP, yang bertujuan untuk menstabilkan harga serta pasokan beras di pasaran agar mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga:
Kapolri Serahkan Bantuan Alsintan kepada Petani Jagung di Bengkayang, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Menanggapi peran Kodam XII/Tpr dalam program krusial ini, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII/Tpr, Kolonel Inf Eko Wardono, memberikan penjelasan terperinci mengenai mekanisme pengawalan dan pendampingan di lapangan untuk memastikan bantuan sampai kepada yang berhak.
"Dalam hal ini Kodam Tanjungpura akan mengerahkan para Babinsa untuk melakukan pendampingan penyaluran beras bantuan pangan sampai di tingkat kelurahan atau desa. Ini untuk menjaga bahwa beras yang disalurkan tidak disalahgunakan dan tepat sasaran," tegas Kolonel Inf Eko Wardono.
Langkah sinergis ini diharapkan tidak hanya dapat meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menjadi pilar utama dalam menjaga ketahanan pangan di Kalimantan Barat.
Keterlibatan Babinsa di garda terdepan menjadi kunci untuk menjamin transparansi dan akurasi distribusi bantuan, sehingga program pemerintah ini dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Baca Juga:
Dukung Ketahanan Pangan, PTPN IV dan Pemkab Landak Tanam Jagung di Lahan Replanting Sawit
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.