faktakalbar

SLB Negeri Sambas Terancam Tutup, Bagaimana Masa Depan Anak Berkebutuhan Khusus?

Penulis: Redaksi Saturday, 13 September 2025 📖 1 menit
SLB Negeri Sambas Terancam Tutup, Bagaimana Masa Depan Anak Berkebutuhan Khusus?
Faktakalbar.id, SAMBAS – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Sambas mengalami krisis guru. Masa depan ratusan anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Sambas kini berada di ujung tanduk. SLB Negeri Sambas yang telah berdiri sejak 2005 terancam tidak bisa beroperasi maksimal akibat minimnya guru bersertifikat pendidikan khusus. Ketua Komisi IV DPRD Sambas, Mardani , mengungkapkan saat ini SLB Negeri Sambas menampung 112 siswa dengan berbagai kebutuhan khusus. Namun, tenaga pendidik yang tersedia sangat jauh dari kata ideal. “Idealnya, satu guru hanya menangani lima hingga enam siswa. Kenyataannya, jumlah guru yang ada sekarang sangat terbatas,” tegas Mardani, Jumat, (12/9/2025). Baca Juga :  Pemuda di Pemangkat Sambas Ditangkap Polisi Usai Bobol Rumah Dinas Puskesmas Kondisi ini semakin rumit karena sulitnya mencari tenaga pengajar dengan sertifikasi Sekolah Dasar Luar Biasa ( SDLB ). Formasi guru yang terbatas serta rendahnya minat mahasiswa untuk mengambil jurusan pendidikan khusus di perguruan tinggi menjadi kendala utama. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Komisi IV DPRD Sambas melakukan konsultasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat . Mereka mendesak agar pemerintah daerah segera membuka formasi CPNS maupun PPPK khusus untuk SLB . “Kami juga mendorong adanya program beasiswa bagi putra-putri daerah agar bisa menempuh pendidikan jurusan SLB. Saat ini, jurusan itu hanya tersedia di beberapa universitas besar seperti Universitas Negeri Jakarta, Universitas Andalas, UPI Bandung, Universitas Negeri Yogyakarta, dan lainnya,” jelas Mardani. Ancaman lain yang tak kalah serius adalah kemungkinan guru honorer SLB dipindahkan jika lulus PPPK dan ditempatkan di sekolah yang linear dengan latar belakang pendidikan mereka. Baca Juga:   Diduga Korupsi Dana Desa Hampir Rp1 Miliar, Mantan Kades di Sambas Ditahan Kejaksaan Pasalnya, saat ini tidak ada satu pun guru honorer di SLB Negeri Sambas yang merupakan lulusan SDLB . “Ini sangat mengkhawatirkan. Jangan sampai SLB Negeri Sambas terpaksa tutup hanya karena tidak ada guru bersertifikat khusus. Anak-anak berkebutuhan khusus berhak mendapat pendidikan yang layak. Pemerintah harus segera turun tangan,” pungkasnya. (DNS)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK