Penelitian Baru: Soda Diet dan Minuman Manis Bisa Picu Fatty Liver (NAFLD), Wajib Waspada!
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Fatty liver
atau
Non-Alcoholic Fatty Liver Disease
(NAFLD) adalah kondisi serius ketika lemak menumpuk di hati, meskipun pengidapnya tidak mengonsumsi alkohol. Kondisi ini dapat menimbulkan kerusakan hati yang mirip dengan kerusakan akibat alkohol.
Jika NAFLD tidak diatasi, kondisinya bisa berkembang menjadi sirosis (jaringan parut pada hati) atau bahkan kanker hati.
Kabar buruknya, studi terbaru menunjukkan bahwa minuman sehari-hari kita bisa menjadi pemicu utama.
Penelitian mengungkap, mengonsumsi satu kaleng minuman manis atau soda diet dan fatty liver memiliki kaitan erat. Konsumsi rutin minuman tersebut per hari dapat memicu NAFLD.
Hasil Penelitian UK Biobank
Penelitian ini sangat masif. Studi melibatkan
103.251
partisipan orang dewasa tanpa penyakit hati dari studi besar UK Biobank.
Para peserta secara rutin melaporkan jenis dan frekuensi konsumsi minuman mereka selama
10
tahun penuh.
Hasilnya sangat mengejutkan. Konsumsi rutin minuman manis dan minuman diet berkaitan langsung dengan meningkatnya risiko NAFLD.
Baca Juga:
Bukan Cuma Malas, Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Anda Masih Mengantuk Meski Cukup Tidur
Sebaliknya, peserta yang aktif mengganti minuman manis mereka dengan air mineral berhasil menurunkan risiko penyakit hati berlemak.
Risiko Berkurang:
Mengganti minuman bergula dengan air mineral: Risiko berkurang
14
,
7
persen
.
Mengganti minuman diet dengan air mineral:
Risiko berkurang
15
persen
.
Mengapa Minuman Manis dan Soda Diet Memicu NAFLD?
Lantas, mengapa minuman bergula dan soda diet dan fatty liver memiliki hubungan yang kuat?
Minuman manis mengandung gula yang sangat tinggi. Gula yang tinggi ini menyebabkan lonjakan di gula darah dan insulin.
Lonjakan tersebut dapat meningkatkan berat badan. Lebih lanjut, gula yang berlebihan dalam tubuh dapat menyebabkan akumulasi lemak berlebih di hati.
Tidak hanya minuman bergula, minuman diet yang sering dianggap "sehat" pun bisa memengaruhi kesehatan hati. Peneliti Liu menjelaskan mekanisme minuman diet:
“Mereka dapat mengubah mikrobioma usus, mengganggu perasaan kenyang, meningkatkan preferensi terhadap makanan manis, dan bahkan merangsang sekresi insulin,” kata Liu.
Perubahan pada mikrobioma usus dan gangguan hormon kenyang ini pada akhirnya berkontribusi pada penumpukan lemak yang memicu NAFLD.
Cara Mencegah NAFLD dengan Mengubah Kebiasaan Minum
Baca Juga:
Dada Ayam Tinggi Protein Anti Hambar: Ini 6 Cara Memasak yang Tepat untuk Diet Sehat
Mengingat bahaya yang ditimbulkan minuman manis dan soda diet, Cara Mencegah NAFLD yang paling efektif adalah dengan mengubah kebiasaan minum Anda.
Prioritaskan Air Mineral: Ganti minuman manis, soda diet, dan minuman bergula lainnya dengan air mineral.
Batasi Gula: Sadari bahwa asupan gula berlebih dari minuman adalah pemicu utama akumulasi lemak hati.
Waspada Minuman Diet: Jangan berasumsi minuman diet aman sepenuhnya karena dapat mengganggu mikrobioma usus Anda.
Dengan menerapkan Cara Mencegah NAFLD sederhana ini, Anda dapat melindungi hati dari kerusakan serius yang berpotensi berkembang menjadi sirosis atau kanker hati.
(*Drw)
Tag:
#Soda Diet dan Fatty Liver
#Cara Mencegah NAFLD
#Minuman Manis
#NAFLD
#Kesehatan Hati
#UK Biobank
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.