faktakalbar

Penelitian Baru: Soda Diet dan Minuman Manis Bisa Picu Fatty Liver (NAFLD), Wajib Waspada!

Penulis: Dimas Tuesday, 14 October 2025 📖 2 menit
Penelitian Baru: Soda Diet dan Minuman Manis Bisa Picu Fatty Liver (NAFLD), Wajib Waspada!
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Fatty liver atau Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) adalah kondisi serius ketika lemak menumpuk di hati, meskipun pengidapnya tidak mengonsumsi alkohol. Kondisi ini dapat menimbulkan kerusakan hati yang mirip dengan kerusakan akibat alkohol. Jika NAFLD tidak diatasi, kondisinya bisa berkembang menjadi sirosis (jaringan parut pada hati) atau bahkan kanker hati. Kabar buruknya, studi terbaru menunjukkan bahwa minuman sehari-hari kita bisa menjadi pemicu utama. Penelitian mengungkap, mengonsumsi satu kaleng minuman manis atau soda diet dan fatty liver memiliki kaitan erat. Konsumsi rutin minuman tersebut per hari dapat memicu NAFLD. Hasil Penelitian UK Biobank Penelitian ini sangat masif. Studi melibatkan 103.251 partisipan orang dewasa tanpa penyakit hati dari studi besar UK Biobank. Para peserta secara rutin melaporkan jenis dan frekuensi konsumsi minuman mereka selama 10 tahun penuh. Hasilnya sangat mengejutkan. Konsumsi rutin minuman manis dan minuman diet berkaitan langsung dengan meningkatnya risiko NAFLD. Baca Juga: Bukan Cuma Malas, Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Anda Masih Mengantuk Meski Cukup Tidur Sebaliknya, peserta yang aktif mengganti minuman manis mereka dengan air mineral berhasil menurunkan risiko penyakit hati berlemak. Risiko Berkurang: Mengganti minuman bergula dengan air mineral: Risiko berkurang 14 , 7  persen . Mengganti minuman diet dengan air mineral: Risiko berkurang 15  persen . Mengapa Minuman Manis dan Soda Diet Memicu NAFLD? Lantas, mengapa minuman bergula dan soda diet dan fatty liver memiliki hubungan yang kuat? Minuman manis mengandung gula yang sangat tinggi. Gula yang tinggi ini menyebabkan lonjakan di gula darah dan insulin. Lonjakan tersebut dapat meningkatkan berat badan. Lebih lanjut, gula yang berlebihan dalam tubuh dapat menyebabkan akumulasi lemak berlebih di hati. Tidak hanya minuman bergula, minuman diet yang sering dianggap "sehat" pun bisa memengaruhi kesehatan hati. Peneliti Liu menjelaskan mekanisme minuman diet: “Mereka dapat mengubah mikrobioma usus, mengganggu perasaan kenyang, meningkatkan preferensi terhadap makanan manis, dan bahkan merangsang sekresi insulin,” kata Liu. Perubahan pada mikrobioma usus dan gangguan hormon kenyang ini pada akhirnya berkontribusi pada penumpukan lemak yang memicu NAFLD. Cara Mencegah NAFLD dengan Mengubah Kebiasaan Minum Baca Juga: Dada Ayam Tinggi Protein Anti Hambar: Ini 6 Cara Memasak yang Tepat untuk Diet Sehat Mengingat bahaya yang ditimbulkan minuman manis dan soda diet, Cara Mencegah NAFLD yang paling efektif adalah dengan mengubah kebiasaan minum Anda. Prioritaskan Air Mineral: Ganti minuman manis, soda diet, dan minuman bergula lainnya dengan air mineral. Batasi Gula: Sadari bahwa asupan gula berlebih dari minuman adalah pemicu utama akumulasi lemak hati. Waspada Minuman Diet: Jangan berasumsi minuman diet aman sepenuhnya karena dapat mengganggu mikrobioma usus Anda. Dengan menerapkan Cara Mencegah NAFLD sederhana ini, Anda dapat melindungi hati dari kerusakan serius yang berpotensi berkembang menjadi sirosis atau kanker hati. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK