faktakalbar

Soroti Dampak Perang Iran Hingga El Nino, Walikota Pontianak Minta ASN Peka Situasi Global

Penulis: Redaksi Wednesday, 25 March 2026 📖 1 menit
Soroti Dampak Perang Iran Hingga El Nino, Walikota Pontianak Minta ASN Peka Situasi Global
Faktakalbar.id, PONTIANAK — Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono , mengingatkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mewaspadai berbagai tantangan eksternal yang mulai memengaruhi kondisi daerah. Hal ini disampaikan Edi saat apel perdana di halaman Kantor Walikota Pontianak, Rabu (25/3/2026). Menurut Edi, saat ini masyarakat dihadapkan pada situasi global yang tidak mudah, mulai dari konflik internasional hingga perubahan iklim yang ekstrem. “Persoalan-persoalan yang kita hadapi ini tidak semakin gampang, tuntutan masyarakat dimana sekarang kita dihadapkan pada kondisi masih faktor global terjadinya perang iran yang berpengaruh terhadap global, dunia kita mengikuti dari berita-berita,” jelas Edi. Baca Juga:  Hari Pertama Masuk Kerja, Walikota Pontianak Minta ASN Lebih Responsif Melayani Warga Selain isu perang, Edi menyoroti ancaman anomali El Nino yang berdampak langsung pada pasokan air bersih dan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. “Faktor cuaca kita sekarang masuk ke anomali El Nino  jadi katanya, dan ini kita buktikan beberapa minggu tidak hujan kemarauannya lebih panjang di awal-awal ini ini kan dampaknya pasti besar terhadap kadar garam di sungai Kapuas kalau misalnya intrusi air laut masuk, misalnya berpengaruh terhadap produksi air, terhadap kebakaran lahan itu terjadi di tengah kota,” tambahnya. Edi meminta ASN untuk lebih peduli dan mampu memitigasi potensi bencana agar permasalahan seperti antrean BBM yang sempat terjadi sebelumnya tidak terulang kembali akibat kondisi tersebut. Baca Juga:  Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Tekankan Disiplin dan Responsivitas ASN Pontianak Pasca Lebaran (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK