faktakalbar

Soroti Dugaan Pemecatan Sepihak dan Masalah Birokrasi, Mahasiswa Polnep Geruduk Rektorat

Penulis: Redaksi Thursday, 09 April 2026 📖 1 menit
Soroti Dugaan Pemecatan Sepihak dan Masalah Birokrasi, Mahasiswa Polnep Geruduk Rektorat
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Gelombang protes mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) pecah di halaman kantor rektorat, Rabu (8/4/2026). Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Polnep ini menuntut transparansi total dari pihak kampus terkait rentetan masalah internal, mulai dari fasilitas yang terbengkalai hingga isu pemecatan sepihak terhadap tenaga pengamanan (satpam). Aksi unjuk rasa ini dipicu oleh keresahan mahasiswa terhadap tata kelola institusi yang dinilai semakin tertutup dan tidak berkeadilan. Selain persoalan fasilitas penunjang akademik yang dianggap belum memadai, dugaan ketidakjelasan prosedur dalam kebijakan sumber daya manusia menjadi isu sentral yang dibawa ke permukaan. Baca Juga:  Dipicu Isu Skandal dan Minimnya Transparansi, BEM Polnep Demo Tuntut Klarifikasi Direktur Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Polnep, Muhammad Iqbaal, menyatakan bahwa aksi ini adalah bentuk pengawasan langsung terhadap marwah kampus yang dianggap sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja. “Kami hadir bukan sekadar membawa suara, tapi membawa tuntutan atas keresahan yang selama ini mencoreng marwah kampus tercinta. Kami melihat, kami mengawasi, dan kami menuntut keadilan,” tegas Iqbaal di tengah massa aksi. Ia menambahkan, ketidakjelasan tata kelola dan munculnya isu skandal moral di lingkungan kampus tidak boleh didiamkan karena berpotensi merusak reputasi akademik Polnep. Mahasiswa mendesak Direktur dan Ketua Senat untuk tidak sekadar memberikan janji, namun melakukan langkah nyata yang objektif dan bertanggung jawab. “Isu skandal moral dan ketidakjelasan tata kelola bukan hal yang bisa diselesaikan dengan diam. Kami berdiri di sini untuk menjaga nama baik Polnep sebagai institusi pendidikan yang bermartabat,” lanjutnya. Hingga aksi berakhir, mahasiswa tetap bersikukuh menuntut kejelasan tertulis dan perbaikan sistem birokrasi yang selama ini dinilai berbelit. Mereka mengancam akan terus mengawal persoalan ini hingga tercipta lingkungan kampus yang sehat dan bersih dari praktik-praktik kebijakan yang ditutup-tutupi. Baca Juga:  Tak Hanya Skandal Direktur, Dugaan Praktik “Office Wife” Disebut Sudah Lama Terjadi di Polnep (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK