Sosialisasi Empat Pilar – Yuliansyah: Pesantren Benteng Moral dan Nasionalisme
KUBU
RAYA
- Anggota DPR-RI Komisi V sekaligus Ketua DPD Gerindra Kalimantan Barat, Yuliansyah, menegaskan peran strategis pondok pesantren dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme. Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar yang digelar di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum I Meranti, Kabupaten Kubu Raya, pada Selasa (25/2/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Yuliansyah menyampaikan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam menjaga moralitas serta membentuk karakter kebangsaan para santri dan masyarakat sekitar.
“Pesantren adalah benteng moral dan nasionalisme. Santri tidak hanya dibekali ilmu keagamaan, tetapi juga nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujar Yuliansyah.
Ia menegaskan bahwa penguatan Empat Pilar, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, harus terus disebarluaskan, terutama di lingkungan pesantren. Menurutnya, empat pilar ini menjadi landasan fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pancasila sebagai ideologi negara harus terus diamalkan, UUD 1945 sebagai konstitusi harus dipahami, NKRI harus dijaga,” tegasnya.
Ia juga menyoroti tantangan globalisasi yang dapat mempengaruhi pola pikir generasi muda. Oleh karena itu, peran pesantren sebagai penjaga moral bangsa menjadi semakin penting dalam menghadapi arus informasi yang semakin bebas. “Di era digital ini, nasionalisme harus diperkuat agar kita tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yuliansyah menegaskan bahwa pemerintah telah memberikan berbagai bentuk dukungan terhadap pesantren, baik dalam aspek regulasi, pengakuan formal, bantuan materil, hingga pengembangan kurikulum. Hal ini bertujuan agar pesantren tetap mampu melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki wawasan keagamaan, kecerdasan intelektual, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap negara.
“Pemerintah terus berupaya memperkuat eksistensi pesantren sebagai lembaga pendidikan yang berperan dalam pembangunan bangsa. Dengan adanya regulasi yang jelas dan dukungan formal, diharapkan pesantren semakin maju dan tetap menjadi pilar utama dalam menjaga moralitas serta persatuan bangsa,” tutup Yuliansyah.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.