faktakalbar

Sosialisasi Indeks Desa 2025: Langkah Awal Pembangunan Berbasis Data di Sambas

Penulis: Redaksi Monday, 28 April 2025 📖 1 menit
Sosialisasi Indeks Desa 2025: Langkah Awal Pembangunan Berbasis Data di Sambas
Faktakalbar.id, SAMBAS - Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( Dinsos PMD ) Kabupaten Sambas menggelar sosialisasi untuk mendukung pelaksanaan tahapan Pengukuran Indeks Desa Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada Rabu (23/4/2025) dan Kamis (24/4/2025), di Aula BKPSDMAD Kabupaten Sambas. Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh operator Indeks Desa dari desa-desa di Kabupaten Sambas serta para Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa dari tiap kecamatan. Kepala Dinsos PMD Kabupaten Sambas, Alkap, melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa, Iswahyudi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Desa PDTT Nomor 554/PDP.03.04/III/2025 tertanggal 20 Maret 2025 mengenai Pentahapan dan Pengukuran Indeks Desa Tahun 2025. Baca Juga: Bupati Sambas Minta Pemprov Kalbar Prioritaskan Infrastruktur Strategis “Pengukuran Indeks Desa saat ini telah memasuki tahapan penginputan oleh pemerintah desa. Untuk itu, kami menggelar sosialisasi agar proses penginputan berjalan seragam dan akurat,” ujar Iswahyudi. Selain memberikan materi sosialisasi, Dinsos PMD juga menyediakan data dukung seperti data kependudukan, luas wilayah, dan informasi mengenai lembaga kemasyarakatan desa. Kegiatan ini turut didukung oleh Tenaga Pendamping Profesional Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TPP P3MD) Kabupaten Sambas. Koordinator TPP P3MD, Solikin, bersama timnya yaitu Heriadi, Hidayat, Joni Kurnia, dan Falmuriati, ikut memfasilitasi kegiatan tersebut. Dalam pemaparannya, Solikin menyampaikan pentingnya memahami perbedaan antara Indeks Desa Membangun (IDM) dan Indeks Desa (ID) yang baru digunakan pada 2025 ini. “Indeks Desa merupakan penyempurnaan dari IDM yang terdiri dari enam dimensi, yaitu Layanan Dasar, Sosial, Ekonomi, Lingkungan, Aksesibilitas, dan Tata Kelola Pemerintahan Desa,” jelas Solikin. Ia menambahkan, sosialisasi ini penting untuk menyamakan persepsi serta memperkuat pemahaman aparatur desa terkait proses pemutakhiran data. “Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh desa di Kabupaten Sambas dapat melaksanakan Pengukuran Indeks Desa secara lebih baik, seragam, dan tepat waktu, guna mendukung arah pembangunan desa yang berbasis data,” pungkasnya. Baca Juga: DPRD Sambas Konsultasi ke Pemprov Kalbar untuk Maksimalkan Evaluasi LKPJ Bupati 2024

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK