faktakalbar

Staf Ahli Menteri PU Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Mempawah

Penulis: Redaksi Wednesday, 20 August 2025 📖 2 menit
Staf Ahli Menteri PU Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Mempawah
Faktakalbar.id, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) terus mengusut kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Dalam perkembangan terbaru, tim penyidik memanggil Staf Ahli Menteri PU Bidang Ekonomi dan Investasi, Abram Elsajaya Barus (AEB), untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Baca Juga: Soroti Kasus Korupsi Dinas PU Mempawah, FAKSI Desak KPK Tuntaskan Tak Hanya di Permukaan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi pemanggilan tersebut pada hari Selasa (19/8/2025). Menurutnya, pemeriksaan ini merupakan bagian dari rangkaian penyidikan yang tengah berjalan. “Pemeriksaan terhadap saksi dugaan TPK terkait pengadaan barang dan jasa di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mempawah,” ungkap Budi Prasetyo. Budi merinci identitas Abram sebagai pejabat di lingkungan Kementerian PU. “AEB, PNS Kementerian PU (Staf Ahli Menteri PU Bidang Ekonomi dan Investasi),” tambahnya. Selain Abram, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap seorang saksi lain dari pihak swasta, yaitu Ananto Sudrajad. Seluruh proses pemeriksaan para saksi dipusatkan di markas besar komisi antirasuah. “Pemeriksaan dilakukan di gedung Merah Putih KPK,” sebut Budi. Sebelumnya, KPK telah mengumumkan bahwa dalam penanganan kasus korupsi Dinas PU Mempawah ini, sudah ada tiga individu yang ditetapkan sebagai tersangka. Juru Bicara KPK saat itu, Tessa Mahardhika, pada Rabu (30/4), menyatakan bahwa para tersangka berasal dari unsur penyelenggara negara dan pihak swasta. “Dari kegiatan ini atau dari penyidikan ini, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka. Dua merupakan penyelenggara negara dan satu dari pihak swasta,” kata Tessa di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Meskipun demikian, KPK hingga kini belum membeberkan secara resmi identitas ketiga tersangka tersebut. Baca Juga: KPK Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Pengadaan Barang di Dinas PU Mempawah Sebagai bagian dari proses penyidikan, KPK juga telah melakukan serangkaian tindakan penggeledahan di berbagai lokasi di Kalimantan Barat. Tessa menjelaskan bahwa dari akhir April 2025, belasan lokasi telah digeledah untuk mencari barang bukti. “Tanggal 25 sampai 29 April tahun 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi dalam hal ini penyidik melakukan kegiatan penggeledahan terhadap 16 lokasi di Kabupaten Mempawah, Sanggau, dan Pontianak,” ucapnya. Dari penggeledahan tersebut, tim penyidik berhasil menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik yang diduga kuat berkaitan dengan perkara yang tengah disidik. Baca Juga: KPK Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Dinas PU Mempawah, Dua Pejabat dan Satu Pihak Swasta (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK