faktakalbar

Stakeholder Lintas Sektor di Perbatasan Sambas Deklarasi Perangi Karhutla, Tegaskan Komitmen Jaga Kedaulatan Negara

Penulis: Redaksi Friday, 29 August 2025 📖 1 menit
Stakeholder Lintas Sektor di Perbatasan Sambas Deklarasi Perangi Karhutla, Tegaskan Komitmen Jaga Kedaulatan Negara
Faktakalbar.id, SAMBAS – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah perbatasan kembali menjadi perhatian serius, mendorong berbagai pemangku kepentingan lintas sektor di Kabupaten Sambas untuk mendeklarasikan komitmen bersama. Deklarasi untuk melawan karhutla ini digelar di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk , Kecamatan Sajingan Besar, Kamis (28/8/2025). Kegiatan ini melibatkan unsur penting, mulai dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan, Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang , Forkopimcam Sajingan Besar , PLBN Aruk , KSDA Sajingan , tokoh adat, penyuluh pertanian, hingga perwakilan Masyarakat Peduli Api (MPA). Sahat Irawan Manik dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan menegaskan, karhutla di kawasan perbatasan bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut strategi nasional dan kedaulatan negara. Baca Juga:   Wujud Kepedulian Sosial, Kejari Sambas Sukses Gelar Khitanan Massal untuk Masyarakat "Wilayah perbatasan adalah garda terdepan kedaulatan Indonesia. Pencegahan karhutla tidak hanya melindungi hutan dan masyarakat, tetapi juga menjaga nama baik bangsa di mata dunia,” ujarnya. Sahat menambahkan, penanganan karhutla memerlukan langkah kolaboratif dari semua pihak, mulai dari pencegahan, deteksi dini, hingga respons cepat di lapangan. Tanpa sinergi, ancaman asap lintas batas berpotensi merugikan citra Indonesia dan memicu ketegangan diplomatik dengan negara tetangga. "Sinergi ini bukan sekadar formalitas. Ini bukti nyata komitmen kita melindungi lingkungan, menyelamatkan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional,” pungkasnya. (DNS)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK