Stop Menggigil! 4 Trik Jitu Ini Bikin Demam Cepat Turun
Faktakalbar.id, LIFSTYLE -
Demam adalah salah satu keluhan kesehatan yang paling umum dialami, baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Penting untuk diingat, demam sebenarnya bukanlah penyakit, melainkan sebuah
gejala
.
Ini adalah respons alami sistem kekebalan tubuh yang sedang berjuang melawan infeksi, seperti virus atau bakteri.
Meskipun demam adalah tanda bahwa tubuh Anda sedang bekerja, suhu tubuh yang tinggi sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman yang luar biasa, seperti menggigil, sakit kepala, nyeri sendi, dan lemas.
Baca Juga:
4 Alasan Kenapa Demam Sering Naik Lagi Saat Malam Hari
Saat demam menyerang, fokus utama adalah membuat tubuh senyaman mungkin sambil membantu proses penyembuhan.
Berikut adalah 4 trik jitu yang bisa Anda lakukan di rumah untuk meredakan demam.
1. Istirahat Total
Ini mungkin terdengar klise, tetapi istirahat adalah kunci utama.
Melawan infeksi menguras banyak energi tubuh Anda.
Memaksa diri untuk tetap beraktivitas, bekerja, atau sekolah hanya akan memperlambat proses pemulihan dan membuat tubuh semakin lelah.
Saat Anda tidur atau beristirahat total, tubuh dapat memfokuskan seluruh energinya untuk melawan kuman penyebab penyakit.
Jadi, berbaringlah di tempat tidur, gunakan selimut tipis jika Anda merasa kedinginan, dan biarkan tubuh Anda melakukan tugasnya.
2. Penuhi Kebutuhan Cairan (Hidrasi)
Demam membuat suhu tubuh Anda naik, yang menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat dan penguapan (terutama jika Anda juga bernapas lebih cepat).
Jika tidak diganti, Anda berisiko mengalami dehidrasi.
Dehidrasi dapat memperburuk gejala demam dan membuat Anda merasa jauh lebih lemas. Pastikan Anda minum banyak cairan. Pilihan terbaik adalah:
Air putih
Sup kaldu hangat
Jus buah encer
Larutan oralit (jika ada indikasi dehidrasi)
Hindari minuman berkafein (kopi, teh) atau soda, karena minuman ini justru bisa menarik lebih banyak cairan dari tubuh (diuretik).
3. Gunakan Kompres Hangat, Bukan Dingin
Ini adalah salah satu cara yang paling sering disalahpahami.
Banyak orang mengira kompres air dingin atau es adalah cara terbaik untuk menurunkan panas.
Padahal, itu salah.
Kompres dingin atau mandi air dingin justru bisa memicu respons menggigil.
Menggigil adalah cara otot tubuh menghasilkan panas untuk melawan rasa dingin yang tiba-tiba.
Akibatnya, bukannya turun, suhu inti tubuh Anda justru bisa semakin meningkat.
Cara yang benar adalah menggunakan kompres air hangat (atau suam-suam kuku).
Basahi waslap atau handuk kecil dengan air hangat, peras, lalu letakkan di dahi, lipatan ketiak, atau selangkangan.
Air hangat akan membantu membuka pori-pori dan mempermudah penguapan panas dari permukaan kulit.
4. Konsumsi Obat Penurun Panas (Antipiretik)
Jika demam membuat Anda sangat tidak nyaman, atau jika suhunya tergolong tinggi, Anda bisa mengonsumsi obat penurun panas yang dijual bebas (OTC).
Obat yang paling umum dan aman digunakan adalah:
Parasetamol (Acetaminophen):
Efektif meredakan demam dan nyeri.
Ibuprofen:
Selain menurunkan demam, obat ini juga memiliki efek anti-radang yang lebih kuat, sehingga baik jika demam disertai nyeri otot atau bengkak.
Penting: Selalu baca label kemasan dan ikuti dosis yang dianjurkan.
Jangan pernah memberikan aspirin kepada anak-anak atau remaja yang sedang demam karena berisiko memicu Sindrom Reye, sebuah kondisi langka namun serius.
Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun 4 cara di atas efektif, Anda harus segera mencari pertolongan medis jika demam disertai dengan:
Suhu sangat tinggi (di atas 40°C).
Demam tidak kunjung reda setelah 3 hari.
Disertai sakit kepala hebat, leher kaku, atau kebingungan.
Mengalami sesak napas atau nyeri dada.
Terjadi kejang.
Baca Juga:
Bibir Kering dan Mengelupas Saat Demam? Ini 4 Alasan Medis di Baliknya
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.