Stop Rebus Sayuran Ini! 5 Jenis Sayur yang Justru Lebih Sehat Jika Dimakan Mentah
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Masyarakat Indonesia sangat
akrab
dengan teknik memasak seperti menumis, merebus, atau menggoreng.
Hampir semua sayuran kita masukkan ke dalam panci sop atau wajan.
Memang rasanya jadi lebih sedap dan teksturnya lebih lunak, namun tahukah Anda bahwa ada "harga" yang harus dibayar?
Beberapa jenis vitamin, terutama Vitamin C dan Vitamin B kompleks, bersifat
heat-sensitive
atau tidak tahan panas.
Baca Juga:
Tak Suka Sayur? Ini 6 Buah Manis yang Ampuh Penuhi Kebutuhan Magnesium Tubuh
Saat terkena suhu tinggi, struktur nutrisinya rusak dan menguap begitu saja.
Bukannya sehat, Anda mungkin hanya memakan ampas seratnya saja.
Agar nutrisi yang masuk ke tubuh tetap 100%, berikut adalah 5 jenis sayuran yang sebaiknya Anda jauhkan dari kompor dan nikmati dalam keadaan mentah:
1. Paprika (Terutama yang Merah)
Paprika seringkali berakhir di dalam tumisan daging atau topping pizza yang dipanggang.
Sayang sekali! Paprika, khususnya yang berwarna merah, adalah raja Vitamin C bahkan kandungannya bisa tiga kali lipat lebih banyak daripada jeruk.
Pemanasan di atas suhu 190°C dapat menghancurkan sebagian besar kandungan Vitamin C di dalamnya.
Untuk menjaga khasiatnya sebagai peningkat imun dan kolagen kulit, irislah paprika sebagai campuran salad atau
snack
yang dicocol ke saus
dressing
.
2. Brokoli
Ini mungkin mengejutkan, karena kita terbiasa makan brokoli rebus.
Sebuah studi menunjukkan bahwa brokoli mentah mengandung enzim
myrosinase
yang jauh lebih tinggi.
Enzim ini penting untuk membentuk
sulforaphane
, senyawa super yang berfungsi melawan sel kanker dan mencegah tukak lambung.
Proses perebusan atau penumisan mematikan enzim
myrosinase
tersebut.
Jika Anda tidak suka rasa brokoli mentah yang langu, cobalah potong kecil-kecil dan campurkan dengan buah-buahan dalam salad agar rasanya tersamarkan.
3. Bawang Putih
Sering menumis bawang putih sampai harum? Wanginya memang menggoda, tapi khasiat obatnya
justru
berkurang.
Bawang putih mengandung
allicin
, senyawa aktif yang berfungsi sebagai antibiotik alami dan penurun tekanan darah.
Allicin
hanya terbentuk ketika bawang putih dimemarkan atau dipotong, dan ia sangat mudah rusak oleh panas.
Cara terbaik mendapatkan manfaatnya adalah dengan mencincang halus bawang putih mentah dan menaburkannya di atas makanan yang sudah matang sesaat sebelum disantap.
4. Buah Bit (
Beetroot
)
Bit sering direbus untuk diambil sarinya atau dimakan dagingnya.
Padahal, bit kaya akan folat (Vitamin B9) yang sangat penting untuk perkembangan otak dan sel darah.
Folat diketahui bisa berkurang hingga 25% saat dimasak.
Selain itu, tekstur bit yang dimasak seringkali menjadi lembek dan kurang menarik.
Cobalah parut bit mentah untuk memberikan tekstur
crunchy
dan warna cantik pada salad Anda.
5. Bawang Bombay
Sama seperti saudaranya bawang putih, bawang bombay mengandung
quercetin
dan
allicin
yang bersifat anti-kanker dan anti-inflamasi (pereda radang).
Memasak bawang bombay memang membuatnya manis dan tidak pedas, tapi sekaligus mengurangi fitonutrisi yang melindungi jantung Anda.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal, irislah bawang bombay tipis-tipis dan jadikan isian
sandwich
atau campuran acar segar.
Catatan Penting: Kebersihan adalah Kunci
Meskipun makan mentah lebih bergizi untuk sayuran di atas, risiko kontaminasi bakteri juga lebih tinggi dibandingkan sayuran yang dimasak.
Oleh karena itu, pastikan Anda melakukan
triple wash
(tiga kali cuci) di bawah air mengalir.
Gunakan sabun khusus pencuci sayur
food grade
jika perlu, untuk memastikan sisa tanah, pestisida, dan bakteri benar-benar hilang sebelum Anda melahapnya.
Tidak semua sayur harus dimasak sampai layu.
Dengan memilah mana yang dimasak dan mana yang dimakan mentah (
raw food
), Anda bisa memaksimalkan asupan gizi harian tanpa perlu suplemen mahal.
Jadi, untuk menu besok, sayur apa yang akan Anda makan mentah?
Baca Juga:
Bosan Obat Tambah Darah? Coba Rutin Konsumsi 7 Buah Kaya Zat Besi Ini
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.