faktakalbar

Stroke Bukan Cuma Penyakit Orang Tua, Usia Produktif Kian Rentan Terdampak

Penulis: Redaksi Tuesday, 11 November 2025 📖 2 menit
Stroke Bukan Cuma Penyakit Orang Tua, Usia Produktif Kian Rentan Terdampak
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Banyak dari kita menganggap stroke adalah penyakit yang hanya menyerang orang lanjut usia. Namun, fakta di lapangan menunjukkan tren yang mengkhawatirkan: serangan stroke kini semakin banyak terjadi pada kelompok usia produktif . Jika Anda terbiasa dengan pola makan tinggi garam dan lemak, minim aktivitas fisik, atau masih merokok, Anda mungkin perlu segera waspada. Dokter spesialis neurologi, Zicky Yombana menegaskan bahwa gaya hidup tidak sehat adalah pemicu utama yang membuat usia muda kian rentan. Baca Juga:  Diduga Akibat Heatstroke, Mahasiswa PPI Belanda Meninggal Usai Dampingi Kunker Pejabat di Austria Kebiasaan ini dapat memicu sindrom metabolik, yang akhirnya memperbesar kemungkinan terjadinya penyakit pembuluh darah, termasuk stroke. Data dari World Stroke Organization (WHO) mendukung hal ini. Dari 12 juta lebih kasus stroke di dunia setiap tahunnya, sekitar 16 persen di antaranya terjadi pada rentang usia 15–49 tahun. Di Indonesia sendiri, situasinya tak kalah serius. Survei Kesehatan Indonesia 2023 mencatat stroke sebagai penyebab kematian tertinggi, dengan angka mencapai 18,5 persen. Nutrisi: Bahan Baku Perbaikan Otak Stroke adalah kondisi darurat medis saat aliran darah ke otak terganggu, yang dapat membunuh sel-sel otak hanya dalam hitungan menit. Bagi pasien yang sedang dalam masa pemulihan, nutrisi memegang peran yang sangat vital. Zicky memberikan analogi yang mudah dipahami. “Kalau otak diibaratkan rumah yang rusak diterpa badai, maka nutrisi adalah bahan bangunan untuk memperbaikinya. Tanpa nutrisi yang tepat, proses pemulihan akan lambat,” tegasnya. Pola hidup sehat, baik untuk pencegahan maupun pemulihan, adalah kunci utamanya. Kesadaran untuk beralih ke gaya hidup sehat adalah langkah pencegahan paling efektif untuk menekan angka kejadian stroke. Kenali Gejala Stroke: "SEGERA ke RS" Mengingat stroke adalah kondisi darurat yang bergantung pada kecepatan penanganan, masyarakat diimbau untuk mengenali tanda-tanda awalnya. Salah satu metode yang mudah diingat adalah "SEGERA ke RS" : S enyum tidak simetris G erakan melemah (biasanya pada satu sisi tubuh) B icara pelo atau tidak jelas R abun mendadak S akit kepala berat yang muncul tiba-tiba Segera ke rumah sakit “Masyarakat harus segera membawa pasien ke rumah sakit, bukan memijat atau mengobati sendiri di rumah,” jelas Zicky. Baca Juga:  Cegah Luka Tekan pada Pasien Stroke, RSUD SSMA Pontianak Ingatkan Pentingnya Alih Baring (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK