faktakalbar

Subhanallah, Penelitian Beberkan Jika Tunaikan Salat Subuh Bisa Sembuhkan Penyakit Ini

Penulis: Redaksi Sunday, 04 August 2024 📖 1 menit
Subhanallah, Penelitian Beberkan Jika Tunaikan Salat Subuh Bisa Sembuhkan Penyakit Ini
FAKTA KALBAR  - Bangun tidur sebelum fajar untuk menunaikan ibadah salat Subuh memiliki manfaat bagi kesehatan. Dari ekperimen tersebut disebutkan pengurangan waktu tidur baik untuk menyembuhkan pengidap depresi. Sebuah penelitian menunjukkan peningkatan kondisi sebesar 30 persen pada 60 persen pengidap depresi. "Orang yang kerap tertekan pada pagi hari mendapat manfaat paling banyak dari pengurangan tidur pada malam hari. Namun, bukan berarti seseorang harus terjaga sepanjang malam," ungkap peneliti. Bahkan penelitian lebih lanjut mengemukakan bahwa salah satu alasan perbaikan kondisi itu berkaitan dengan hormon perangsang tiroid (TSH) yang membantu mengontrol metabolisme dan tingkat energi. Secara umum, tidur menghambat hormon TSH. Sementara, diperkirakan 25 persen hingga 35 persen pasien depresi memiliki kadar TSH yang rendah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidur menghambat pelepasan TSH, tetap terjaga sepanjang malam dan dini hari meningkatkan pelepasan TSH. Penelitian ilmiah ini sesuai dengan kebiasaan Nabi Muhammad SAW yang tidur sesaat setelah sholat Isya, kemudian bangun awal di pagi hari untuk salat Subuh. Nabi juga terbangun di tengah malam untuk menjalankan sholat Tahajud. Di Eropa, pasien depresi mendapat terapi berupa tidur lebih awal selama sepekan, bangun di tengah malam, kemudian kembali ke jadwal tidur 'normal' dengan bangun sedikit lebih lambat setiap pagi. Namun, waktu terjaga itu tidak lebih dari matahari terbit. Sebagian orang mungkin bertanya-tanya, bagaimana kurang tidur justru bisa memperbaiki kesehatan. Menurut para peneliti, sering kali masalah tidur terjadi berkaitan dengan rendahnya kualitas tidur, bukan kurangnya waktu tidur. Hal-hal yang dapat dilakukan seseorang untuk meningkatkan kualitas tidur seperti makan setidaknya dua jam sebelum tidur, mengubah kebiasaan makan yang lebih sehat, memeriksakan diri ke dokter tentang kemungkinan apnea tidur. Sementara untuk cara lain memperbaiki kualitas antara lain tidur miring, menghindari alkohol dan obat penenang, menurunkan berat badan, dan memakai kasur yang nyaman.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK