faktakalbar

Sujiwo Perintahkan Perbaikan Data Penerima Bantuan Kesehatan

Penulis: Redaksi Wednesday, 01 April 2026 📖 2 menit
Sujiwo Perintahkan Perbaikan Data Penerima Bantuan Kesehatan
Faktakalbar.id, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya , Sujiwo , menekankan pentingnya akurasi data sebagai fondasi utama dalam menentukan kebijakan pemerintah daerah. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka pelatihan Ground Check (GC) Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) Tahap II di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (31/3/2026). Sujiwo menilai kegiatan pengecekan lapangan ini merupakan langkah krusial untuk memperbaiki validitas data masyarakat. Ia menegaskan bahwa kesalahan data akan berdampak langsung pada ketepatan sasaran kebijakan pemerintah. Baca Juga:  Sujiwo Fokus Bangun Jalan Poros Atasi Pengangguran “Kalau data yang disuguhkan salah, maka kebijakan yang diambil juga pasti salah. Ketika kebijakan salah, keputusan pun akan salah, dan akhirnya semuanya menjadi tidak tepat sasaran,” tegas Sujiwo di hadapan para peserta pelatihan. Soroti Ketimpangan Data di Lapangan Dalam arahannya, Sujiwo menyoroti masih adanya ketidaksesuaian data kemiskinan di lapangan. Ia menemukan fakta bahwa warga kategori miskin ekstrem terkadang tidak tercatat, sementara warga yang mampu secara ekonomi justru masuk dalam daftar penerima bantuan. Kondisi ini, menurut Sujiwo, sering memicu persepsi negatif di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia menginstruksikan petugas pendamping untuk bekerja maksimal dalam melakukan verifikasi dan validasi data secara faktual. Sujiwo juga mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat akurasi data. Ia meminta Dinas Sosial melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) serta unsur TNI dan Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai penyedia data pembanding. “Sebagai kepala daerah, saya tetap menggunakan data resmi sebagai acuan, tetapi perlu juga pembanding di lapangan agar data yang kita miliki semakin mendekati kondisi riil,” ujarnya. Pastikan Bantuan Tepat Sasaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya saat ini terus mengintegrasikan data daerah dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial. Langkah ini bertujuan untuk meminimalisir tumpang tindih penerima bantuan sosial dan kesehatan di tingkat desa. Baca Juga:  Bupati Sujiwo Laporkan Hasil Kerja Pembangunan Kubu Raya Sujiwo berharap para tenaga pendamping menjalankan tugas verifikasi dengan integritas tinggi. Dengan basis data yang akurat, pemerintah daerah dapat mengambil keputusan yang benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Ia juga meminta Dinas Sosial untuk terus mengawal proses perbaikan data ini agar berjalan optimal dan berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, para petugas diharapkan memiliki kesamaan persepsi dalam melakukan penilaian kriteria kemiskinan di lapangan. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK