faktakalbar

Suka Rebahan dan Kopi Susu? Ini 6 Kebiasaan Buruk Anak Muda Pemicu Kolesterol Tinggi

Penulis: Redaksi Wednesday, 22 April 2026 📖 2 menit
Suka Rebahan dan Kopi Susu? Ini 6 Kebiasaan Buruk Anak Muda Pemicu Kolesterol Tinggi
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Dulu, penyakit kolesterol tinggi selalu identik dengan masalah kesehatan kelompok lanjut usia. Namun, fenomena hari ini menunjukkan realita yang berbeda. Semakin banyak anak muda di usia 20-an hingga 30-an yang hasil medical check-up atau cek darahnya menunjukkan kadar kolesterol jahat (LDL) di atas ambang batas normal. Gaya hidup modern yang serba instan dan mudah ternyata membawa dampak diam-diam pada kesehatan pembuluh darah. Baca Juga:  6 Tips Ampuh Turunkan Kolesterol Usai Makan Enak Jangan tunggu sampai muncul keluhan serius seperti tengkuk terasa berat atau nyeri dada. Berikut adalah 6 kebiasaan buruk anak muda yang sering tak disadari menjadi pemicu kolesterol tinggi: 1. Terlalu Sering Mengonsumsi Junk Food dan Makanan Olahan Anak muda saat ini sangat akrab dengan kemudahan delivery order makanan. Sayangnya, makanan yang dipesan sering kali berupa junk food , ayam goreng tepung, frozen food , hingga camilan berminyak. Makanan-makanan ini mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang sangat tinggi, yang merupakan penyumbang utama peningkatan kadar kolesterol jahat di dalam darah. 2. Gaya Hidup Sedentary atau Kurang Gerak Menghabiskan waktu berjam-jam duduk di depan laptop untuk bekerja atau bermain game , lalu dilanjutkan dengan rebahan sambil scrolling media sosial adalah gaya hidup yang sangat berbahaya. Gaya hidup minim gerak ( sedentary lifestyle ) membuat tubuh tidak membakar lemak dengan optimal. Akibatnya, lemak menumpuk dan meningkatkan kadar kolesterol serta memicu obesitas. 3. Kecanduan Minuman Manis Kekinian Boba, es kopi susu gula aren, hingga teh manis kemasan seolah menjadi "bahan bakar" wajib anak muda zaman now . Kandungan gula tambahan yang sangat tinggi dalam minuman-minuman tersebut tidak hanya memicu diabetes, tetapi juga akan diubah oleh hati (liver) menjadi trigliserida. Kadar trigliserida yang tinggi berbanding lurus dengan peningkatan kolesterol jahat. 4. Kurang Asupan Makanan Berserat Generasi muda sering kali melewatkan porsi sayur dan buah dalam menu makan harian mereka. Padahal, serat larut ( soluble fiber ) yang banyak terdapat pada sayuran hijau, buah-buahan, gandum, dan kacang-kacangan sangat ampuh untuk mengikat kolesterol di dalam saluran pencernaan dan membuangnya sebelum sempat diserap oleh tubuh. 5. Kebiasaan Begadang dan Stres Berlebihan Tuntutan pekerjaan atau sekadar overthinking di malam hari membuat banyak anak muda memiliki kualitas tidur yang buruk. Stres kronis dan kurang tidur memicu peningkatan hormon kortisol. Hormon ini tidak hanya meningkatkan tekanan darah, tetapi juga merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak kolesterol, sekaligus memicu hasrat untuk terus mengonsumsi makanan manis dan berlemak ( stress eating ). 6. Merokok dan Mengonsumsi Alkohol Baik rokok konvensional maupun vape sama-sama membawa dampak buruk bagi pembuluh darah. Senyawa kimia di dalamnya dapat menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) yang berfungsi menyapu kolesterol jahat dari pembuluh darah. Selain itu, kebiasaan mengonsumsi alkohol secara berlebihan juga dapat merusak organ hati dan meningkatkan kadar trigliserida secara drastis. Kolesterol tinggi di usia muda bukanlah vonis mutlak, melainkan sebuah warning sign dari tubuh agar Anda segera memperbaiki pola hidup sebelum terlambat. Mulailah rutin berolahraga dan perhatikan asupan nutrisi harian Anda. Baca Juga:  Tak Cukup Diet, Obat Kolesterol Bantu Normalkan LDL dan HDL (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK